Goals!

Brian Tracy


Kisah Dua Mahasiswa Harvard 

Tahun 1979, peneliti di Harvard melakukan studi terhadap lulusan MBA mereka. Mereka mengajukan satu pertanyaan sederhana: 

"Apakah Anda punya tujuan yang jelas dan tertulis untuk masa depan?"

Hasilnya mengejutkan: 

● 84% tidak punya tujuan spesifik sama sekali 

● 13% punya tujuan, tapi tidak tertulis 

3% punya tujuan yang jelas dan tertulis 

Sepuluh tahun kemudian, peneliti melacak lulusan yang sama. 

Kelompok 13% yang punya tujuan tapi tidak tertulis menghasilkan dua kali lipat lebih banyak uang dari 84% yang tidak punya tujuan. 

Tapi inilah yang benar-benar mencengangkan: 

Kelompok 3% yang menuliskan tujuan mereka menghasilkan sepuluh kali lipat lebih banyak dari 97% sisanya—digabungkan. 

Sepuluh kali lipat. 

Bukan karena mereka lebih pintar. Bukan karena mereka punya koneksi lebih baik. Bukan karena mereka datang dari keluarga kaya. 

Perbedaannya? Mereka menuliskan tujuan mereka. 

Brian Tracy menghabiskan lebih dari 30 tahun mempelajari mengapa beberapa orang mencapai kesuksesan luar biasa sementara yang lain—dengan kemampuan sama—hanya biasa-biasa saja.

Jawabannya selalu kembali ke satu hal: Tujuan yang jelas. 

Tracy menulis: "Saya menemukan bahwa orang-orang sukses adalah goal-oriented. Mereka tahu apa yang mereka inginkan, mereka menuliskannya, mereka membuat rencana untuk mencapainya, dan mereka bekerja pada rencana itu setiap hari." 

"Goals!" adalah hasil dari tiga dekade riset itu—sistem praktis langkah-demi-langkah untuk mencapai segala yang Anda inginkan lebih cepat dari yang pernah Anda bayangkan. 

Mari kita mulai.

 


Bagian 1: Mengapa Begitu Sedikit Orang yang Punya Tujuan? 

Jika menulis tujuan begitu powerful, mengapa hanya 3% orang yang melakukannya?

Tracy mengidentifikasi empat alasan utama: 

1. Mereka Tidak Menyadari Pentingnya 

Tidak ada yang mengajarkan mereka. Di sekolah, kita belajar sejarah, matematika, sains. Tapi tidak ada kelas "Goal-Setting 101." 

Kita menghabiskan 12-16 tahun di sistem pendidikan tanpa pernah belajar keterampilan paling penting untuk kesuksesan: bagaimana menetapkan dan mencapai tujuan. 

2. Mereka Tidak Tahu Caranya 

Bahkan jika mereka tahu bahwa tujuan itu penting, mereka tidak tahu bagaimana menetapkan tujuan dengan benar. 

"Saya ingin kaya" bukan tujuan. Itu harapan samar. 

"Saya akan memiliki kekayaan bersih 5 miliar rupiah pada 31 Desember 2027" adalah tujuan. Spesifik. Terukur. Dengan deadline. 

3. Mereka Takut Gagal 

Ini adalah alasan tersembunyi terbesar. 

Jika Anda tidak pernah menetapkan tujuan, Anda tidak bisa gagal mencapainya. Banyak orang memilih untuk tidak punya tujuan sebagai mekanisme perlindungan psikologis. 

Tracy menulis: "Takut gagal adalah alasan terbesar kegagalan dalam hidup dewasa."

4. Mereka Takut Ditolak 

Mereka takut orang akan menertawakan tujuan mereka. "Kamu? Mau jadi pengusaha sukses? Jangan bermimpi!" 

Jadi mereka menyimpan tujuan mereka, atau lebih buruk—mereka tidak pernah menetapkannya sama sekali. 

Tracy: "Orang yang mencapai hal-hal besar tidak peduli dengan opini orang yang tidak mencapai apa-apa."

 


Bagian 2: Kekuatan Luar Biasa dari Tujuan Tertulis 

Ketika Tracy masih muda dan berjuang, dia menghadiri seminar goal-setting. Pembicara mengatakan sesuatu yang mengubah hidupnya: 

"Jika Anda ingin serius tentang tujuan Anda, tulis mereka." 

Tracy skeptis. "Itu terlalu sederhana," pikirnya. Tapi dia mencoba. 

Dia menulis 10 tujuan di selembar kertas. Dia melipatnya dan menaruhnya di laci. Lalu dia melupakannya. 

Satu bulan kemudian, dia menemukan kertas itu. Dan dia terkejut: Delapan dari sepuluh tujuan sudah tercapai atau sedang dalam proses pencapaian. 

Bagaimana bisa? 

Reticular Activating System (RAS) 

Di dasar otak Anda ada struktur yang disebut Reticular Activating System. Ini adalah filter yang menentukan informasi mana yang masuk ke kesadaran Anda dan mana yang diabaikan. 

Setiap detik, jutaan bit informasi menghantam indra Anda. Jika Anda sadar akan semua itu, Anda akan gila. Jadi RAS memfilter—hanya membiarkan informasi yang "relevan" masuk. 

Bagaimana RAS tahu apa yang relevan? Berdasarkan apa yang Anda fokuskan. 

Ketika Anda menuliskan tujuan, Anda memberitahu RAS: "Ini penting buat saya." Dan tiba-tiba, Anda mulai memperhatikan: 

● Peluang yang tadinya tidak terlihat 

● Orang yang bisa membantu 

● Informasi yang relevan dengan tujuan Anda 

● Ide yang tiba-tiba muncul 

Anda tidak menciptakan peluang ini. Mereka selalu ada di sana. Anda hanya sekarang memperhatikannya. 

Formula Ajaib Tracy 

Tracy merumuskan ini menjadi formula sederhana: 

Tujuan Tertulis + Rencana + Tindakan Harian = Hasil Luar Biasa 

Tidak ada yang ajaib. Tidak ada rahasia tersembunyi. Hanya proses sistematis yang jika diikuti, hampir selalu menghasilkan kesuksesan.

 


Bagian 3: Dua Belas Langkah untuk Menetapkan dan Mencapai Tujuan 

Tracy mengembangkan sistem 12 langkah berdasarkan studinya tentang orang-orang sukses. Ini bukan teori—ini adalah blueprint yang terbukti. 

Langkah 1: Miliki Keinginan yang Kuat 

Semuanya dimulai dengan keinginan. Tapi bukan keinginan biasa—keinginan yang membara, yang membuat Anda bangun pagi dan tidak bisa tidur malam. 

Tracy: "Intensitas keinginan Anda menentukan tingkat energi dan ketekunan yang Anda bawa pada pencapaian tujuan." 

Pertanyaan kunci: Jika Anda tahu Anda tidak akan gagal, apa yang akan Anda coba?

Langkah 2: Percayalah Itu Mungkin 

Ini tentang self-efficacy. Jika Anda tidak percaya tujuan itu achievable, pikiran bawah sadar Anda akan menyabotase setiap usaha. 

Tracy mengajarkan afirmasi: "Saya bisa belajar apa pun yang perlu saya ketahui untuk mencapai tujuan apa pun yang saya tetapkan untuk diri saya sendiri." 

Ulangi ini setiap hari sampai Anda percaya. 

Langkah 3: Tuliskan Tujuan Anda 

Ini adalah langkah yang memisahkan 3% dari 97%. 

Tulis dengan tangan. Di kertas. Dalam bentuk positif dan present tense seolah-olah sudah tercapai. 

Bukan: "Saya ingin memiliki bisnis." Tapi: "Saya memiliki bisnis yang menghasilkan 500 juta per tahun pada 31 Desember 2026." 

Mengapa present tense? Karena pikiran bawah sadar tidak tahu perbedaan antara realitas dan imajinasi yang vivid. Ketika Anda menulis seolah-olah sudah tercapai, pikiran bawah sadar mulai bekerja untuk menjadikannya kenyataan. 

Langkah 4: Tentukan Manfaatnya 

Mengapa Anda menginginkan ini? Semakin banyak alasan yang Anda punya, semakin besar motivasi Anda.

Tracy: "Alasan datang lebih dulu, jawaban datang kemudian. Ketika alasannya cukup kuat, jawabannya akan muncul." 

Langkah 5: Analisis Posisi Awal Anda 

Anda tidak bisa membuat peta jalan jika Anda tidak tahu dari mana Anda mulai. 

Di mana Anda sekarang dalam perjalanan menuju tujuan ini? Apa yang sudah Anda miliki? Apa yang masih kurang? 

Kejujuran brutal pada tahap ini sangat penting. 

Langkah 6: Tetapkan Deadline 

Tujuan tanpa deadline adalah mimpi. 

Deadline menciptakan urgensi. Urgensi menciptakan fokus. Fokus menciptakan hasil.

Jika tujuan besar, pecah menjadi sub-deadline untuk setiap milestone. 

Langkah 7: Identifikasi Hambatan 

Apa yang menghalangi Anda dari tujuan ini? 

Bisa internal (keterampilan yang kurang, kebiasaan buruk, ketakutan) atau eksternal (modal, koneksi, regulasi). 

Tracy: "80% hambatan Anda adalah internal. Hanya 20% eksternal. Atasi diri Anda sendiri, dan dunia terbuka." 

Langkah 8: Identifikasi Pengetahuan yang Dibutuhkan 

Informasi atau keterampilan apa yang Anda butuhkan untuk mencapai tujuan ini? 

Kabar baik: Di era internet, hampir semua pengetahuan tersedia gratis atau murah. Yang langka bukan informasi—tapi implementasi. 

Langkah 9: Identifikasi Orang-Orang yang Bisa Membantu

Tidak ada yang sukses sendirian. 

Siapa yang sudah mencapai apa yang Anda inginkan? Siapa yang punya pengetahuan atau koneksi yang Anda butuhkan? Bagaimana Anda bisa mendekati mereka? 

Tracy: "Jaringan Anda adalah kekayaan bersih Anda."

Langkah 10: Buat Rencana Tindakan 

Daftar setiap langkah yang perlu Anda ambil untuk mencapai tujuan. Susun berdasarkan prioritas dan urutan. 

Rencana tidak harus sempurna. Tapi Anda harus punya rencana. Seperti kata Tracy: "Rencana buruk yang dieksekusi mengalahkan rencana sempurna yang tidak pernah dimulai." 

Langkah 11: Visualisasikan Tujuan Anda Terus-Menerus 

Setiap pagi dan malam, tutup mata Anda dan lihat diri Anda sudah mencapai tujuan. Rasakan emosinya. Hidup dalam sensasi pencapaian. 

Ini bukan "positive thinking" yang naif. Ini programming pikiran bawah sadar untuk mengenali peluang dan membuat keputusan yang align dengan tujuan. 

Langkah 12: Bertekad untuk Tidak Pernah Menyerah 

Ini adalah langkah yang memisahkan winners dari hampir-winners. 

Setiap orang menghadapi kemunduran. Perbedaannya: orang sukses bangkit kembali. Mereka melihat kegagalan sebagai feedback, bukan final. 

Tracy: "Ketekunan adalah kualitas paling penting untuk kesuksesan. Jika Anda bertekad untuk tidak pernah menyerah, Anda hampir pasti akan berhasil pada akhirnya."

 


Bagian 4: Tujuh Kunci Kesuksesan Tujuan 

Selain 12 langkah, Tracy mengidentifikasi tujuh prinsip universal yang mengatur pencapaian tujuan: 

1. Clarity (Kejelasan) 

Ini adalah kunci nomor satu. Semakin jelas tujuan Anda, semakin cepat Anda mencapainya. 

Kebanyakan orang kabur tentang apa yang mereka inginkan. Mereka mengatakan "Saya ingin bahagia" atau "Saya ingin sukses." Tapi apa artinya itu secara spesifik? 

Tracy: "Vagueness menghasilkan vague results. Kejelasan menghasilkan clarity of results." 

Latihan: Tulis tujuan Anda begitu jelas sehingga anak berusia 10 tahun bisa memahaminya dan mengetahui apakah Anda mencapainya atau tidak. 

2. Competence (Kompetensi) 

Anda harus menjadi sangat baik dalam keterampilan kunci yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan Anda. 

Kabar baik: Setiap keterampilan bisa dipelajari. Tidak ada yang dilahirkan dengan kemampuan berbicara di depan umum, menulis kode, atau menutup penjualan. Mereka belajar. 

Tracy: "Apa pun yang orang lain bisa lakukan, Anda juga bisa—jika Anda cukup berlatih."

3. Constraints (Hambatan) 

Selalu ada satu hambatan yang jika dihilangkan, akan mempercepat pencapaian tujuan lebih dari yang lain. 

Tracy menyebutnya "limiting factor" atau "bottleneck." 

80% waktu, hambatan itu ada dalam diri Anda—keterampilan yang kurang, kebiasaan buruk, atau ketakutan. 

Pertanyaan kunci: "Apa satu keterampilan yang jika saya kuasai, akan paling mempercepat pencapaian tujuan saya?" 

Lalu fokus semua energi untuk mengembangkan keterampilan itu. 

4. Concentration (Konsentrasi) 

Di dunia yang penuh distraksi, kemampuan untuk fokus adalah superpower.

Tracy mengajarkan aturan sederhana: Satu tujuan pada satu waktu. 

Jangan mencoba mengejar 10 tujuan sekaligus. Pilih yang paling penting, dan fokus semua energi sampai tercapai. Lalu pindah ke berikutnya. 

Seperti kata Tracy: "Orang yang mengejar dua kelinci tidak menangkap satu pun."

5. Creativity (Kreativitas) 

Selalu ada lebih dari satu cara untuk mencapai tujuan. 

Jika cara pertama tidak berhasil, coba cara kedua. Jika cara kedua tidak berhasil, coba cara ketiga. Terus eksperimen sampai Anda menemukan cara yang berhasil. 

Tracy: "Orang sukses adalah mereka yang mencoba lebih banyak hal daripada orang gagal."

6. Courage (Keberanian) 

Setiap tujuan besar memerlukan Anda keluar dari zona nyaman. Dan itu menakutkan.

Tapi Tracy mengajarkan: "Tindakan menyembuhkan ketakutan." 

Tidak ada yang merasa berani sebelum mereka bertindak. Mereka merasa takut, lalu bertindak anyway. Dan setelah bertindak, ketakutan menghilang. 

Latihan: Lakukan satu hal setiap hari yang menakutkan Anda. Otot keberanian Anda akan tumbuh. 

7. Continuous Learning (Pembelajaran Berkelanjutan) 

Dunia berubah cepat. Keterampilan yang membuat Anda sukses hari ini mungkin usang dalam lima tahun. 

Tracy merekomendasikan: Baca minimal 30-60 menit setiap hari dalam bidang Anda. 

Jika Anda melakukan ini, dalam lima tahun Anda akan menjadi salah satu ahli terkemuka di bidang Anda. 

"Satu jam per hari membaca sama dengan satu buku per minggu, empat buku per bulan, 50 buku per tahun. Dalam 10 tahun, itu 500 buku. Tidak ada yang membaca 500 buku di bidang mereka dan tidak menjadi ahli."

 


Bagian 5: Major Definite Purpose—Tujuan Terbesar Hidup Anda 

Tracy percaya bahwa setiap orang harus punya satu tujuan utama—Major Definite Purpose—yang menjadi pusat dari semua aktivitas mereka. 

Apa Itu Major Definite Purpose? 

Ini adalah satu tujuan yang jika tercapai, akan membuat perbedaan terbesar dalam hidup Anda. Ini adalah legacy Anda. Kontribusi Anda. Alasan Anda ada di dunia ini. 

Untuk Steve Jobs, itu "membuat dent in the universe." Untuk Elon Musk, itu "membuat manusia menjadi spesies multiplanet." Untuk Mother Teresa, itu "melayani orang-orang termiskin." 

Apa untuk Anda? 

Bagaimana Menemukan Major Definite Purpose Anda? 

Tracy memberikan lima pertanyaan: 

1. Apa yang akan Anda lakukan jika Anda hanya punya enam bulan lagi untuk hidup? Ini mengungkap nilai-nilai terdalam Anda. 

2. Apa yang akan Anda lakukan jika Anda memenangkan 10 miliar rupiah hari ini? Jika uang bukan masalah, apa yang benar-benar Anda inginkan? 

3. Apa yang selalu Anda mimpi lakukan tapi takut mencoba? Ketakutan sering menunjuk ke passion terdalam kita. 

4. Aktivitas apa yang membuat Anda kehilangan track waktu? Passion sering terasa seperti bermain, bukan bekerja. 

5. Jika Anda bisa melambai tongkat ajaib dan menjamin kesuksesan, apa yang akan Anda coba? Hilangkan ketakutan gagal. Apa yang tersisa? 

Jawab lima pertanyaan ini dengan jujur. Pola akan muncul. Dan dalam pola itu, Anda akan menemukan Major Definite Purpose Anda.

 


Bagian 6: Keseimbangan—Tujuan dalam Tujuh Area Kehidupan 

Tracy memperingatkan: jangan fokus hanya pada satu area kehidupan dan mengabaikan yang lain. 

Dia mengidentifikasi tujuh area di mana Anda perlu menetapkan tujuan:

1. Bisnis dan Karir 

Berapa penghasilan yang Anda inginkan? Posisi apa yang Anda tuju? Bisnis apa yang ingin Anda bangun? 

2. Keuangan 

Berapa kekayaan bersih yang Anda targetkan? Berapa yang Anda tabung setiap bulan? Apa rencana pensiun Anda? 

3. Kesehatan dan Kebugaran 

Berat badan ideal? Tingkat energi? Kebiasaan olahraga? Diet? 

Tracy: "Kesehatan adalah kekayaan. Tanpa kesehatan, semua tujuan lain tidak berarti."

4. Keluarga dan Hubungan 

Seperti apa hubungan ideal dengan pasangan? Anak-anak? Orang tua? Teman?

5. Pertumbuhan Pribadi 

Keterampilan apa yang ingin Anda kuasai? Buku apa yang ingin Anda baca? Bahasa apa yang ingin Anda pelajari? 

6. Sosial dan Komunitas 

Bagaimana Anda ingin berkontribusi? Organisasi apa yang ingin Anda dukung? Legacy apa yang ingin Anda tinggalkan? 

7. Spiritual 

Nilai-nilai apa yang Anda pegang? Praktik spiritual apa yang memberi Anda kedamaian? 

Tracy merekomendasikan: Tetapkan minimal tiga tujuan di setiap area. Tapi fokus pada satu atau dua tujuan terbesar Anda sampai tercapai.

 


Bagian 7: Momentum—Hukum Tindakan Berkelanjutan

Tracy mengamati fenomena yang dia sebut "Momentum Principle": 

Objek yang bergerak cenderung tetap bergerak. Objek yang diam cenderung tetap diam. 

Bagian tersulit adalah memulai. Tapi begitu Anda mulai dan membangun momentum, tindakan menjadi lebih mudah. 

Aturan 80/20 untuk Tindakan 

80% hasil Anda datang dari 20% aktivitas Anda. 

Identifikasi 20% aktivitas yang paling berdampak terhadap tujuan Anda. Lalu habiskan 80% waktu dan energi Anda di sana. 

Tracy: "Orang sibuk bukan sama dengan orang produktif. Orang produktif mengerjakan hal yang benar. Orang sibuk mengerjakan semua hal." 

Eat That Frog! 

Tracy punya buku lain berjudul "Eat That Frog!" yang mengajarkan satu prinsip sederhana:

Lakukan tugas terbesar, tersulit, paling penting Anda pertama kali di pagi hari. 

Mengapa? Karena jika Anda menunda, Anda akan memikirkannya sepanjang hari. Kegelisahan itu menghabiskan energi mental. Dan pada akhir hari, Anda terlalu lelah untuk melakukannya. 

Tapi jika Anda "eat that frog" pertama kali, sisanya hari terasa mudah. Anda punya momentum. Anda punya rasa pencapaian.

 


Penutup: Rumus Sederhana Tracy untuk Kesuksesan Luar Biasa 

Di akhir buku, Tracy menyaring semua yang dia pelajari menjadi satu rumus sederhana:

Goal + Plan + Action + Persistence = Success 

Mari kita urai: 

Goal (Tujuan) 

Jelas. Tertulis. Dengan deadline. Dalam semua area kehidupan. 

Plan (Rencana) 

Langkah-langkah spesifik yang akan Anda ambil. Tidak harus sempurna—hanya harus ada.

Action (Tindakan) 

Setiap hari, lakukan sesuatu yang membawa Anda lebih dekat ke tujuan. Bahkan jika kecil. Bahkan jika hanya 15 menit. 

Seperti kata Tracy: "Satu jam per hari akan membuat Anda menjadi ahli dalam tujuh tahun. Tapi Anda harus mulai hari ini." 

Persistence (Ketekunan) 

Tidak pernah menyerah. Bangkit setiap kali jatuh. Belajar dari setiap kegagalan. 

Tracy: "Kesuksesan adalah kegagalan yang diubah menjadi pelajaran, ditambah dengan tidak menyerah."

 


Pertanyaan untuk Tindakan Anda 

Sebelum Anda menutup ringkasan ini, Tracy akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini:

1. Apa tiga tujuan terpenting Anda saat ini? Tulis sekarang. Jangan nanti. Sekarang. 

2. Apa satu tindakan yang jika Anda lakukan hari ini, akan paling mempercepat pencapaian tujuan terbesar Anda? Lakukan tindakan itu sebelum melakukan hal lain. 

3. Apa satu hambatan terbesar yang menghalangi Anda? Buat rencana untuk mengatasinya dalam 30 hari ke depan. 

4. Dengan siapa Anda perlu berbicara yang bisa membantu Anda? Hubungi mereka minggu ini. 

5. Jika Anda tidak mencapai tujuan Anda, alasan apa yang akan Anda berikan? Sekarang hilangkan alasan itu sebelum menjadi kenyataan. 

Tracy menutup bukunya dengan kata-kata ini: 

"Tidak ada yang bisa menghentikan orang dengan sikap mental yang benar untuk mencapai tujuan mereka. Dan tidak ada di bumi ini yang bisa membantu orang dengan sikap mental yang salah." 

"Pilihan ada pada Anda. Anda bisa membuat alasan atau Anda bisa membuat hasil. Tapi Anda tidak bisa membuat keduanya." 

"Jadi apa yang akan Anda pilih?" 

Sekarang pergilah. Tulis tujuan Anda. Buat rencana. Ambil tindakan. 

Karena dunia tidak memberi hadiah untuk niat. Dunia memberi hadiah untuk eksekusi.

Dan eksekusi dimulai hari ini.

 


Tentang Buku Asli 

"Goals!: How to Get Everything You Want—Faster Than You Ever Thought Possible" diterbitkan pertama kali pada tahun 2003 oleh Berrett-Koehler Publishers. 

Brian Tracy adalah salah satu penulis self-development paling produktif di dunia, dengan lebih dari 70 buku dan 300+ program audio dan video. Tapi "Goals!" dianggap sebagai salah satu karyanya yang paling praktis dan actionable. 

Tracy memulai karirnya dari bawah—bekerja sebagai buruh cuci piring, pekerja konstruksi, dan buruh pabrik. Pada usia 30-an, dia masih tinggal di apartemen murah dan mengemudikan mobil tua. Tapi setelah menemukan dan menerapkan prinsip-prinsip goal-setting, hidupnya berubah drastis. 

Hari ini, dia adalah konsultan manajemen yang dicari oleh perusahaan Fortune 500, pembicara yang dibayar puluhan ribu dolar per jam, dan penulis dengan lebih dari 5 juta buku terjual. 

Untuk panduan lengkap dengan worksheet, checklist, dan latihan praktis, sangat disarankan membaca buku aslinya. Ringkasan ini menangkap esensi, tapi buku lengkap memberikan tools implementasi yang tidak bisa disampaikan dalam format ringkas. 

Sekarang berhentilah membaca tentang kesuksesan. 

Dan mulailah menciptakannya. 

Goals! Let's go.