The Road to Better Habits

Darius Foroux


Hidup Anda Adalah Hasil dari Kebiasaan Anda

Coba tengok hari Anda kemarin. 

Jam berapa Anda bangun? Apa yang pertama kali Anda lakukan—mengecek ponsel atau meditasi? Apa yang Anda makan untuk sarapan? Berapa jam Anda scroll media sosial tanpa tujuan? 

Sekarang bayangkan ini: lakukan hal yang sama setiap hari selama 365 hari. Lalu gandakan 5 tahun. 10 tahun. 

Ke mana hidup Anda akan berujung? 

Filsuf Will Durant pernah menulis: "Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Keunggulan, dengan demikian, bukanlah tindakan, tetapi kebiasaan." 

Kebiasaan buruk? Hidup buruk. 

Kebiasaan baik? Hidup baik. 

Sesederhana itu. 

Tapi inilah masalahnya: kebanyakan kita tidak punya framework yang jelas untuk mengubah kebiasaan. Kita tahu kita harus berolahraga lebih banyak, membaca lebih banyak, menunda lebih sedikit. Tapi antara tahu dan melakukan ada jurang yang sangat lebar. 

Darius Foroux, penulis produktivitas yang artikelnya telah dibaca 30 juta orang, menghabiskan bertahun-tahun mempelajari satu pertanyaan: Bagaimana cara mengubah kebiasaan dan membuatnya bertahan? 

Jawabannya bukan tentang motivasi. Bukan tentang disiplin superhuman. Dan pasti bukan tentang menunggu "waktu yang tepat." 

Jawabannya adalah sistem sederhana yang bisa diikuti siapa saja.

Dalam "The Road to Better Habits," Foroux memberikan framework praktis yang telah mengubah hidupnya sendiri—dan ribuan pembacanya. Buku ini pendek (sekitar 30 halaman), tapi padat dengan wisdom yang bisa mengubah hidup Anda. 

Bukan tentang mengejar kesuksesan. Tapi tentang ketenangan pikiran, kejelasan, dan energi

Mari kita mulai perjalanan ini.

 


Bagian 1: Kebenaran Tentang Kebiasaan 

Kakek Darius dan Pelajaran Sederhana 

Darius Foroux tumbuh melihat kakeknya menjalani hidup yang sangat konsisten.

Setiap hari, tanpa gagal, kakeknya: 

● Bangun jam 6 pagi 

● Sarapan oatmeal dengan buah 

● Jalan kaki 30 menit 

● Membaca koran 

● Bekerja di kebun 

● Tidur jam 10 malam 

Tidak ada drama. Tidak ada resolusi Tahun Baru yang gagal. Tidak ada motivasi yang naik-turun. 

Hanya rutinitas sederhana yang diulang setiap hari selama puluhan tahun.

Dan hasilnya? Kakeknya hidup sehat, produktif, dan bahagia hingga usia 90-an.

Ini bukan kebetulan. 

Kebiasaan Adalah Perisai Anda 

Kebanyakan orang berpikir kebiasaan adalah tentang pencapaian—mencapai target, menjadi kaya, menjadi terkenal. 

Tapi Foroux melihatnya dengan cara berbeda. 

Kebiasaan yang baik adalah perisai Anda. 

Perisai dari gangguan. Perisai dari drift—terombang-ambing tanpa arah. Perisai dari tekanan sosial yang mendorong Anda menjadi orang yang bukan diri Anda. 

Dalam dunia yang penuh distraksi—notifikasi tanpa henti, scroll tanpa akhir, tekanan untuk selalu produktif—kebiasaan yang baik menancapkan Anda pada siapa Anda ingin menjadi. 

Bukan siapa yang dunia ingin Anda jadi.

 


Bagian 2: Framework "Road to Better Habits"

Inilah inti dari buku ini: framework lima langkah untuk mengubah kebiasaan Anda.

Langkah 1: Putuskan Kebiasaan Mana yang Bernilai 

Ini adalah langkah yang paling sering dilewati orang. 

Kita mendengar seseorang sukses bangun jam 5 pagi, jadi kita pikir, "Saya juga harus bangun jam 5 pagi!" 

Kita baca bahwa CEO terkenal meditasi 2 jam sehari, jadi kita pikir, "Saya juga harus meditasi 2 jam!" 

Ini kesalahan besar. 

Tidak semua kebiasaan cocok untuk semua orang. Tidak semua kebiasaan akan membuat hidup Anda lebih baik. 

Pertanyaan yang harus Anda tanyakan: 

"Apakah kebiasaan ini benar-benar akan meningkatkan kualitas hidup saya?"

Bukan: "Apakah ini akan membuat saya terlihat produktif?" 

Bukan: "Apakah ini yang dilakukan orang sukses?" 

Tapi: "Apakah ini akan membuat hidup saya lebih baik, lebih bermakna, lebih tenang?"

Foroux menyarankan untuk fokus pada lima area utama kehidupan: 

1. Karir - Kebiasaan yang membuat Anda lebih efektif dalam pekerjaan

2. Kesehatan - Kebiasaan yang membuat tubuh dan pikiran Anda kuat

3. Uang - Kebiasaan yang membuat keuangan Anda stabil 

4. Hubungan - Kebiasaan yang memperdalam koneksi dengan orang yang Anda cintai

5. Pembelajaran - Kebiasaan yang membuat Anda terus tumbuh 

Pilih satu kebiasaan dari setiap area yang benar-benar penting bagi Anda.

Jangan lebih. Jangan kurang. 

Langkah 2: Bentuk Satu Kebiasaan dalam Satu Waktu 

Inilah kesalahan terbesar yang dibuat orang ketika mencoba mengubah hidup mereka:

Mereka mencoba mengubah semuanya sekaligus.

1 Januari datang. Dan tiba-tiba mereka berkomitmen untuk: 

● Bangun jam 5 pagi 

● Lari 5 km setiap hari 

● Meditasi 30 menit 

● Membaca 1 buku per minggu 

● Menulis jurnal 

● Belajar bahasa baru 

● Diet ketat 

Apa yang terjadi? Dalam 2 minggu, semuanya runtuh. Mereka kembali ke kebiasaan lama. Dan mereka merasa gagal. 

Masalahnya bukan kurang motivasi. Masalahnya adalah mereka mencoba terlalu banyak. 

Willpower adalah sumber daya terbatas. Jika Anda menyebarkannya terlalu tipis, tidak ada yang berhasil. 

Foroux mengajarkan prinsip sederhana: Fokus pada satu kebiasaan sampai benar-benar tertanam. Lalu pindah ke berikutnya. 

Berapa lama? Tergantung kebiasaannya. Tapi aturan praktis: minimal 30 hari sebelum menambah kebiasaan baru. 

Mengapa ini bekerja? Karena setelah kebiasaan tertanam dengan kuat, ia tidak lagi membutuhkan usaha sadar. Ia menjadi otomatis. Dan sekarang Anda punya energi mental untuk fokus pada kebiasaan berikutnya. 

Langkah 3: Tentukan KAPAN, DI MANA, dan BAGAIMANA

Kebanyakan orang membuat kebiasaan yang terlalu samar: 

"Saya akan membaca lebih banyak." 

"Saya akan berolahraga lebih sering." 

"Saya akan lebih produktif." 

Ini bukan kebiasaan. Ini harapan. 

Kebiasaan yang efektif harus spesifik. 

Foroux mengajarkan formula sederhana: 

"Saya akan [KEBIASAAN] pada [WAKTU] di [TEMPAT] menggunakan [CARA]."

Contoh:

● ❌ "Saya akan membaca lebih banyak." 

● ✅ "Saya akan membaca selama 20 menit jam 9 malam di tempat tidur menggunakan Kindle saya." 

● ❌ "Saya akan berolahraga." 

● ✅ "Saya akan jogging selama 15 menit jam 6 pagi di sekitar kompleks dengan sepatu lari saya." 

● ❌ "Saya akan menulis lebih banyak." 

● ✅ "Saya akan menulis 500 kata jam 5 sore di meja kerja menggunakan Google Docs." 

Mengapa ini penting? Karena kejelasan menghilangkan keputusan. 

Ketika jam 9 malam tiba, Anda tidak perlu memutuskan "apakah saya akan membaca?" atau "di mana saya akan membaca?" atau "apa yang akan saya baca?" 

Anda sudah tahu jawabannya. Jadi Anda tinggal melakukannya. 

Langkah 4: Pasang Standar Sangat Rendah—Sangat Rendah

Ini mungkin nasihat paling kontraintuitif dalam buku ini. 

Kebanyakan orang berpikir untuk membangun kebiasaan, Anda harus ambisius:

"Saya akan lari 10 kilometer setiap hari!" 

"Saya akan membaca 2 jam setiap malam!" 

"Saya akan menulis 2000 kata setiap pagi!" 

Foroux bilang: Jangan

Pasang standar serendah mungkin—begitu rendah sampai hampir tidak mungkin gagal.

Contoh: 

● Bukan "lari 10 km"—tapi "lari 5 menit" 

● Bukan "membaca 1 jam"—tapi "membaca 1 halaman" 

● Bukan "menulis 2000 kata"—tapi "menulis 1 paragraf" 

Terdengar terlalu mudah? Itulah intinya.

Mengapa Ini Bekerja? 

1. Menghilangkan resistensi 

Otak Anda tidak bisa membuat alasan untuk tidak melakukan sesuatu yang hanya butuh 5 menit. 

2. Membangun momentum 

Setelah Anda mulai—bahkan hanya 5 menit—seringkali Anda terus melanjutkan. Yang sulit adalah memulai. Standar rendah membuat memulai menjadi mudah. 

3. Menciptakan konsistensi 

Lebih baik lari 5 menit setiap hari selama 365 hari daripada lari 1 jam sekali seminggu.

Konsistensi mengalahkan intensitas. 

4. Membangun kepercayaan diri 

Setiap kali Anda menyelesaikan kebiasaan—bahkan yang kecil—Anda membuktikan pada diri sendiri: "Saya adalah orang yang melakukan ini." Identitas Anda berubah. 

Foroux sendiri memulai kebiasaan membacanya dengan 1 halaman per hari. 

Terdengar konyol? Mungkin. Tapi dalam setahun, dia membaca 30+ buku—lebih banyak dari yang pernah dia baca sebelumnya. 

Semua dimulai dengan 1 halaman. 

Langkah 5: Lacak Progres Anda 

Apa yang diukur, dikelola. 

Foroux sangat percaya pada jurnal kebiasaan sederhana

Tidak perlu aplikasi fancy. Tidak perlu tracker kompleks. Cukup buku catatan atau spreadsheet sederhana. 

Setiap hari, catat: 

● Apakah Anda melakukan kebiasaan hari ini? (Ya/Tidak) 

● Jam berapa Anda bangun? 

● Jam berapa Anda tidur? 

● Bagaimana perasaan Anda? (1-10) 

● Apa satu pelajaran yang Anda pelajari hari ini?

Mengapa tracking penting? 

1. Awareness 

Anda tidak bisa memperbaiki apa yang tidak Anda sadari. Tracking membuat pola terlihat.

2. Akuntabilitas 

Ketika Anda harus menulis "Tidak" di jurnal, itu membuat Anda berpikir dua kali.

3. Motivasi visual 

Melihat streak—15 hari berturut-turut, 30 hari, 100 hari—menciptakan momentum psikologis. Anda tidak ingin memutus streak. 

4. Data untuk refleksi 

Setelah sebulan, Anda bisa melihat pola: "Oh, saya selalu gagal di hari Jumat. Mengapa?" Lalu Anda bisa menyesuaikan.

 


Bagian 3: Kebiasaan Terbaik yang Darius Bentuk 

Foroux membagikan kebiasaan-kebiasaan yang telah mengubah hidupnya. Ini bukan untuk Anda tiru secara buta—tapi sebagai inspirasi. 

1. Membaca Setiap Hari 

Target: 20 menit per hari 

Dimulai dengan 1 halaman per hari, sekarang Foroux membaca 20-30 menit setiap malam sebelum tidur. Hasilnya: 30-40 buku per tahun. 

2. Menulis Setiap Hari 

Target: 500 kata per hari 

Foroux menulis artikel blog setiap hari—bahkan jika tidak dipublikasikan. Ini bukan tentang kualitas di awal. Ini tentang membangun kebiasaan berpikir jernih. 

3. Berolahraga 3-4 Kali Seminggu 

Target: 30 menit per sesi 

Bukan gym 2 jam. Bukan marathon. Hanya 30 menit latihan kekuatan atau cardio. Cukup untuk menjaga tubuh kuat dan pikiran jernih. 

4. Meditasi atau Journaling Pagi 

Target: 10 menit 

Setiap pagi, Foroux menghabiskan 10 menit untuk diam—baik meditasi atau menulis jurnal reflektif. Ini mengatur nada hari. 

5. Tidak Ada Ponsel Selama 1 Jam Pertama Setelah Bangun

Ini mungkin kebiasaan terpentingnya. 

Tidak mengecek email. Tidak scroll Instagram. Tidak baca berita. 

Satu jam pertama adalah untuk dirinya sendiri—untuk berpikir, merencanakan, atau sekadar diam.

 


Bagian 4: Berhenti dari Kebiasaan Buruk 

Membentuk kebiasaan baik hanya setengah dari persamaan. 

Setengah lainnya: Berhenti dari kebiasaan buruk. 

Foroux punya prinsip kontrarian di sini: Berhenti dari semua kebiasaan buruk sekaligus.

Tunggu—bukankah tadi dia bilang fokus satu kebiasaan dalam satu waktu?

Ya, untuk membentuk kebiasaan baik. 

Tapi untuk berhenti dari kebiasaan buruk, lakukan semuanya sekaligus.

Mengapa? 

Karena kebiasaan buruk saling mendukung. Jika Anda berhenti minum alkohol tapi masih merokok, Anda cenderung minum lagi. Jika Anda berhenti scroll media sosial tapi masih menonton Netflix berjam-jam, Anda akan kembali scroll. 

Kebiasaan buruk yang harus dihentikan: 

1. Scroll Tanpa Tujuan 

Media sosial, berita, YouTube autoplay. Foroux menyebutnya "pembuang waktu terbesar abad ini." 

Solusi: Hapus aplikasi dari ponsel. Atau gunakan website blocker. 

2. Multitasking 

Ilusi produktivitas. Sebenarnya Anda hanya beralih tugas dengan cepat—dan tidak ada yang diselesaikan dengan baik. 

Solusi: Satu tugas dalam satu waktu. Matikan semua notifikasi. 

3. Menunda Tugas Sulit 

Kita semua tahu tugas apa yang kita hindari. Email yang sulit. Percakapan yang tidak nyaman. Proyek besar yang menakutkan. 

Solusi: Lakukan tugas tersulit pertama setiap hari. Sebelum mengecek email. Sebelum meeting. Sebelum apa pun. 

4. Mengeluh

Mengeluh adalah kebiasaan mental yang menguras energi dan tidak menyelesaikan apa pun.

Solusi: Setiap kali Anda ingin mengeluh, ubah menjadi tindakan atau terima situasinya.

5. Tidur Larut Tanpa Alasan 

Scroll ponsel sampai jam 2 pagi. Nonton serial sampai subuh. 

Solusi: Tentukan waktu tidur tetap. Pasang alarm 30 menit sebelumnya untuk mulai wind down.

 


Bagian 5: Apa yang Harus Dilakukan Ketika Anda Gagal

Anda akan gagal. Ini pasti. 

Akan ada hari di mana Anda tidak melakukan kebiasaan Anda. Akan ada minggu di mana semuanya berantakan. 

Foroux punya nasihat sederhana: Jangan biarkan satu hari buruk menjadi dua.

Aturan "Never Miss Twice" (Jangan Pernah Lewatkan Dua Kali): 

Anda melewatkan satu hari? Oke. Manusia. 

Tapi jangan sampai melewatkan hari kedua. 

Mengapa? Karena satu hari terlewat adalah kejadian. Dua hari terlewat adalah awal pola baru—pola yang buruk. 

Foroux juga menyarankan untuk menurunkan standar sementara ketika hidup kacau:

Biasanya lari 30 menit? Oke, hari ini cukup 5 menit. 

Biasanya menulis 500 kata? Oke, hari ini cukup 100 kata. 

Yang penting: Jangan putus rantai konsistensi. 

Lebih baik melakukan versi minimal daripada tidak sama sekali.

 


Bagian 6: Cara Hidup yang Berbeda 

Di akhir buku, Foroux berbicara tentang mindset yang lebih dalam. 

Kebiasaan bukan tentang optimisasi diri tanpa henti. 

Bukan tentang menjadi robot yang sempurna. 

Bukan tentang mengejar produktivitas maksimal 24/7. 

Kebiasaan adalah tentang kebebasan. 

Kebebasan dari distraksi. 

Kebebasan dari tekanan sosial. 

Kebebasan dari hidup yang reaktif—di mana Anda hanya merespons apa yang dunia lemparkan kepada Anda. 

Dengan kebiasaan yang baik, Anda menciptakan struktur yang memberi Anda ruang untuk hidup. 

Foroux mengutip Jeff Bezos, yang fokus pada pertumbuhan jangka panjang Amazon bahkan ketika perusahaan tidak menghasilkan profit selama bertahun-tahun. 

Bezos tidak terpengaruh oleh tekanan untuk hasil jangka pendek. Dia punya visi jangka panjang dan kebiasaan yang mendukung visi itu. 

Anda juga bisa melakukan hal yang sama. 

Tentukan visi jangka panjang Anda. Lalu bangun kebiasaan yang—sedikit demi sedikit, hari demi hari—membawa Anda ke sana. 

Tidak dramatis. Tidak instan. 

Tapi pasti.

 


Penutup: Perjalanan Dimulai dengan Satu Langkah Kecil

Saya ingin menutup dengan cerita dari Foroux sendiri. 

Beberapa tahun lalu, dia merasa hidupnya drift. Tidak ada arah jelas. Banyak waktu terbuang. Banyak potensi tidak terealisasi. 

Dia tidak membuat resolusi besar. Dia tidak mencoba perubahan drastis.

Yang dia lakukan: Dia memilih satu kebiasaan kecil—menulis 500 kata setiap hari.

Itu saja. 

Tidak ada target besar. Tidak ada deadline. Hanya komitmen untuk menunjukkan dan menulis setiap hari. 

Hari ini, dia adalah penulis dengan 30 juta pembaca. Dia telah menulis 7 buku. Dia menjalankan bisnis online yang sukses. 

Semua dimulai dengan 500 kata. 

Lima Pelajaran Utama 

1. Kebiasaan adalah perisai Anda, bukan pencapaian Anda 

Jangan bangun kebiasaan untuk "menjadi sukses." Bangun kebiasaan untuk melindungi diri Anda dari distraksi dan hidup sesuai nilai Anda. 

2. Fokus pada satu kebiasaan dalam satu waktu 

Jangan kewalahan. Pilih satu kebiasaan. Bentuk sampai tertanam. Lalu pindah ke berikutnya.

3. Buat kebiasaan sangat spesifik dan sangat mudah 

"Olahraga lebih banyak" tidak akan bekerja. "Jogging 10 menit jam 6 pagi di sekitar kompleks" akan bekerja. 

4. Lacak progres Anda 

Tuliskan. Buat visible. Jangan percaya pada memori atau motivasi saja. 

5. Jangan pernah lewatkan dua kali 

Satu kali gagal adalah manusiawi. Dua kali adalah awal pola buruk. 

Pertanyaan untuk Anda

Sekarang giliran Anda. 

Jika Anda hanya bisa memilih satu kebiasaan untuk dibentuk dalam 30 hari ke depan, apa itu?

Bukan kebiasaan yang paling ambisius. Bukan yang paling mengesankan.

Tapi yang paling bermakna untuk hidup Anda. 

Kebiasaan yang, jika Anda lakukan setiap hari selama setahun, akan mengubah segalanya.

Tuliskan sekarang: 

"Saya akan [KEBIASAAN] pada [WAKTU] di [TEMPAT] menggunakan [CARA]." Lalu mulai besok. 

Bukan nanti. Bukan tahun depan. Bukan "ketika waktu yang tepat." 

Besok

Karena seperti yang Foroux katakan: "Keunggulan bukanlah tindakan. Keunggulan adalah kebiasaan." 

Jalan menuju hidup yang lebih baik dimulai dengan satu kebiasaan kecil. Dan perjalanan itu dimulai besok pagi. 

Apakah Anda siap?

 


Tentang Buku Asli 

"The Road to Better Habits, Updated and Expanded" pertama kali diterbitkan pada 2019 dan diperbarui pada 2021 untuk mencerminkan perubahan kebiasaan pasca-Covid-19. 

Darius Foroux adalah penulis 7 buku, termasuk bestseller "Think Straight" dan "What It Takes To Be Free." Sejak 2015, dia membagikan pemikirannya tentang produktivitas, bisnis, dan keuangan di blognya yang telah dibaca lebih dari 30 juta orang. 

Karyanya telah ditampilkan di TIME, NBC, Fast Company, Inc., Observer, dan banyak publikasi lainnya. 

Buku ini sangat pendek—hanya sekitar 30 halaman—tapi setiap halaman padat dengan wawasan praktis. Foroux tidak menulis teori abstrak. Dia menulis dari pengalaman pribadi dan riset yang solid. 

Versi gratis tersedia di website Darius Foroux (dariusforoux.com/better-habits/), tetapi sangat disarankan untuk membeli versi lengkap yang updated dan expanded untuk mendapat insight tambahan tentang beradaptasi di era pasca-Covid dan mengatasi distraksi digital modern. 

Untuk transformasi nyata, sangat disarankan membaca buku aslinya. Ringkasan ini memberikan framework dan esensi, tetapi buku lengkap memberikan contoh-contoh spesifik, anekdot personal, dan nuansa yang akan membantu Anda benar-benar menerapkan prinsip-prinsipnya. 

Sekarang pergilah dan mulai perjalanan Anda menuju kebiasaan yang lebih baik. Satu hari. Satu kebiasaan. Satu langkah dalam satu waktu. 

Jalan panjang dimulai dengan satu langkah kecil. Dan langkah itu dimulai besok.