Pertanyaan yang Mengubah Segalanya
Bayangkan Anda adalah pemimpin yang sukses.
Anda punya visi yang jelas. Energi yang tinggi. Tekad yang kuat. Keyakinan yang bulat.
Tapi ada satu masalah: Anda melakukannya sendirian.
Tim Anda hanya mengikuti instruksi. Mereka menunggu perintah. Mereka melakukan apa yang diminta, tidak lebih. Dan ketika Anda tidak ada, roda berhenti berputar.
John C. Maxwell menghabiskan lebih dari 35 tahun mempelajari kepemimpinan. Dan dari semua pelajaran yang dia pelajari, satu prinsip berdiri di atas yang lain:
"Orang-orang yang paling dekat dengan pemimpin akan menentukan tingkat kesuksesan pemimpin tersebut."
Inilah kebenaran yang mengejutkan: Anda bisa menjadi pemimpin yang brilian, tapi jika orang-orang di sekitar Anda lemah, Anda tidak akan pernah mencapai potensi penuh Anda.
Mengapa beberapa orang mencapai kesuksesan personal yang luar biasa, namun tidak pernah berhasil membangun bisnis atau membuat dampak dalam organisasi mereka?
Karena mereka tidak belajar satu hal yang paling penting: mengembangkan pemimpin di sekitar mereka.
Pemimpin sejati tidak hanya mengumpulkan pengikut. Mereka menciptakan pemimpin baru.
Buku ini—"Developing the Leaders Around You"—adalah panduan praktis tentang bagaimana melakukannya. Bagaimana mengidentifikasi potensi kepemimpinan. Bagaimana memeliharanya. Bagaimana melengkapi orang dengan keterampilan yang mereka butuhkan. Dan bagaimana membentuk tim pemimpin yang bisa mengubah organisasi Anda.
Ini bukan teori. Ini adalah strategi yang telah Maxwell gunakan untuk melatih jutaan pemimpin di seluruh dunia.
Mari kita mulai.
Bagian 1: Mengapa Pemimpin Perlu Mengembangkan Pemimpin Lain
Mitos Pemimpin Tunggal
Ada mitos berbahaya dalam dunia kepemimpinan: pemimpin hebat adalah superman yang bisa melakukan segalanya sendiri.
Tapi lihatlah pemimpin paling sukses di dunia—dari Andrew Carnegie hingga John Wooden—dan Anda akan menemukan satu pola: mereka semua dikelilingi oleh pemimpin lain.
Coach John Wooden memimpin UCLA Bruins meraih 10 kejuaraan nasional dalam 12 tahun. Pencapaian yang hampir mustahil. Tapi Wooden tidak pernah mengklaim itu adalah prestasinya sendiri.
Di belakang gambarnya ada tulisan: "Orang yang memasukkan bola ke ring punya sepuluh tangan."
Wooden mengerti bahwa kesuksesannya adalah hasil dari tim pemimpin yang dia kembangkan—setiap pemain yang dia latih, setiap asisten yang dia bimbing.
Tiga Alasan Mengapa Pemimpin Harus Mengembangkan Pemimpin
Pertama: Anda tidak bisa melakukannya sendiri.
Tidak peduli seberapa berbakat Anda. Tidak peduli seberapa keras Anda bekerja. Ada batas berapa banyak yang bisa Anda capai sendirian.
Seperti yang Maxwell katakan: "Jika Anda ingin melakukan sesuatu yang benar-benar besar, Anda membutuhkan tim."
Kedua: Organisasi yang kuat butuh pemimpin yang kuat.
Segalanya naik dan turun berdasarkan kepemimpinan. Organisasi dengan pemimpin hebat tumbuh. Organisasi tanpa pemimpin stagnan atau mati.
Ketiga: Pemimpin menarik pemimpin lain.
Ini adalah hukum magnet kepemimpinan: Anda menarik siapa Anda. Jika Anda adalah pemimpin yang mengembangkan pemimpin, Anda akan menarik orang-orang yang juga ingin tumbuh dan memimpin.
Maxwell menulis: "Butuh pemimpin untuk mengenali pemimpin, menumbuhkan pemimpin, dan menunjukkan pemimpin."
Bagian 2: Menciptakan Iklim untuk Pemimpin Potensial
Sebelum Anda bisa mengembangkan pemimpin, Anda harus menciptakan lingkungan yang tepat.
Bayangkan menanam benih di tanah yang tandus. Tidak peduli seberapa bagus benihnya, tanpa tanah yang baik, ia tidak akan tumbuh.
Hal yang sama berlaku untuk pemimpin potensial. Anda perlu menciptakan iklim yang kondusif untuk pertumbuhan kepemimpinan.
Elemen Iklim yang Sehat
1. Kepemimpinan yang Konsisten
Pemimpin adalah thermostat organisasi, bukan termometer. Termometer hanya mengikuti suhu ruangan. Thermostat mengatur suhu.
Sikap pemimpin—ditambah atmosfer positif dalam organisasi—bisa mendorong orang mencapai hal-hal luar biasa.
Seperti kata pepatah: "Kecepatan bos adalah kecepatan tim."
Jika Anda datang terlambat, jangan harap tim Anda tepat waktu. Jika Anda tidak disiplin, jangan harap mereka disiplin. Anda tidak bisa menuntut dari orang lain apa yang tidak Anda tuntut dari diri sendiri.
2. Penghargaan atas Produksi
Orang kebanyakan hanya bekerja ketika mereka merasa ingin. Pemimpin bekerja bahkan ketika mereka tidak merasa ingin.
Organisasi yang hebat menghargai produksi, bukan hanya kehadiran. Mereka menghargai hasil, bukan hanya usaha.
3. Momentum
Maxwell menulis: "Momentum adalah agen perubahan terbesar."
Lebih dari 90% perubahan sukses yang dia implementasikan dalam organisasinya adalah hasil dari menciptakan momentum terlebih dahulu.
Ketika organisasi punya momentum, bahkan masalah kecil terlihat bisa diatasi. Tanpa momentum, bahkan kesuksesan kecil terasa berat.
4. Fokus pada Kekuatan, Bukan Kelemahan
Pemimpin yang hebat fokus pada apa yang orang lakukan dengan baik, bukan apa yang mereka lakukan dengan buruk.
Maxwell memperkenalkan Prinsip 101 Persen: Temukan satu hal yang menurut Anda adalah aset terbesar pemimpin potensial, lalu berikan 101 persen dorongan di area itu.
Fokus pada kekuatan seseorang mendorong pertumbuhan positif, kepercayaan diri, dan sukses.
Bagian 3: Mengidentifikasi Pemimpin Potensial
Tidak semua orang bisa menjadi pemimpin. Dan itu tidak apa-apa.
Tapi tugas Anda sebagai pemimpin adalah mengidentifikasi siapa yang punya potensi—dan investasikan waktu Anda di mereka.
Pertanyaan Kunci untuk Mengidentifikasi Pemimpin Potensial
1. Apakah mereka mempengaruhi orang lain?
Kepemimpinan adalah pengaruh. Tidak lebih, tidak kurang.
Jika seseorang tidak bisa mempengaruhi orang lain sekarang—bahkan dalam skala kecil—kemungkinan besar mereka tidak akan bisa memimpin di masa depan.
Lihat: Apakah orang lain mendengarkan mereka? Apakah mereka memiliki pengikut alami?
2. Apakah mereka punya potensi pertumbuhan?
Maxwell mencari orang dengan "kelaparan untuk pertumbuhan personal." Orang yang terus ingin belajar. Orang yang bertanya. Orang yang membaca. Orang yang mencari umpan balik.
Tanpa keinginan untuk tumbuh, potensi terbatas.
3. Apakah mereka punya integritas?
Keterampilan bisa diajarkan. Karakter tidak bisa.
Jika seseorang tidak punya integritas—jika kata-kata dan tindakan mereka tidak sejalan—mereka bukan pemimpin yang bisa Anda percaya.
4. Apakah mereka punya sikap positif?
Sikap menentukan segalanya. Seseorang dengan keterampilan rata-rata dan sikap luar biasa akan mengalahkan seseorang dengan keterampilan luar biasa dan sikap buruk.
5. Apakah mereka punya daya tahan (resiliency)?
Pemimpin akan menghadapi masalah. Pertanyaannya: Apakah mereka bangkit kembali?
Orang dengan daya tahan melihat kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir. Mereka bounce back.
Karakteristik Pemimpin Potensial yang Hebat
Maxwell mengidentifikasi beberapa kualitas yang dia cari:
● Potensi pertumbuhan: Kemampuan terus tumbuh seiring pekerjaan berkembang
● Follow-through: Tekad menyelesaikan pekerjaan dengan lengkap dan konsisten
● Loyalitas: Kesediaan menempatkan pemimpin dan organisasi di atas keinginan pribadi
● Integritas: Dapat dipercaya dan karakter solid
● Pemikiran gambaran besar: Kemampuan melihat seluruh organisasi dan semua kebutuhannya
● Disiplin: Kesediaan melakukan apa yang diperlukan terlepas dari suasana hati pribadi
Bagian 4: Memelihara Pemimpin Potensial
Mengidentifikasi pemimpin potensial hanyalah langkah pertama. Langkah selanjutnya adalah memelihara mereka.
Ketika Anda memelihara orang-orang di sekitar Anda, semua orang menang.
Bagaimana Memelihara Pemimpin Potensial
1. Percayai Mereka
Kepercayaan harus dibangun hari demi hari. Ini membutuhkan konsistensi.
Beberapa cara pemimpin bisa mengkhianati kepercayaan:
● Melanggar janji
● Bergosip
● Menahan informasi
● Bersikap munafik
Maxwell menggunakan akronim TRUST untuk menjelaskan bagaimana membangun kepercayaan:
● Time (Waktu): Luangkan waktu untuk mendengarkan dan memberi umpan balik
● Respect (Rasa hormat): Beri mereka rasa hormat dan mereka akan membalasnya dengan kepercayaan
● Unconditional Positive Regard (Penghargaan positif tanpa syarat): Terima mereka apa adanya
● Sensitivity (Kepekaan): Peka terhadap kebutuhan dan perasaan mereka
● Touch (Sentuhan): Tunjukkan kepedulian secara personal
2. Percaya Pada Mereka
Orang jarang berkembang ketika tidak punya model selain diri mereka sendiri untuk ditiru.
Kita sebagai pemimpin harus menyediakan diri kita sebagai model.
Nelson Mandela memiliki prinsip yang Maxwell kagumi: "Mandela melihat hampir semua orang sebagai orang baik sampai terbukti sebaliknya. Dia memulai dengan asumsi bahwa Anda berurusan dengannya dengan itikad baik."
Percaya pada kebaikan orang meningkatkan peluang mereka mengungkapkan sisi terbaik mereka.
3. Dorong Mereka
Dorongan adalah oksigen bagi jiwa.
Ketika seseorang membuat kesalahan, jangan hanya kritik. Tanyakan: "Apa yang bisa kita pelajari dari ini?" Lalu arahkan mereka kembali ke jalur yang benar.
4. Beri Mereka Pengalaman
Orang belajar paling baik dengan melakukan. Beri mereka tugas yang menantang. Biarkan mereka memimpin proyek. Biarkan mereka membuat keputusan.
Ya, mereka akan membuat kesalahan. Tapi kesalahan adalah harga pembelajaran.
Bagian 5: Melengkapi Pemimpin Potensial
Memelihara memberikan dukungan emosional. Melengkapi memberikan keterampilan praktis.
Ini adalah perbedaan antara "Saya percaya padamu" dan "Ini cara melakukannya."
Model Equipper (Pelengkap)
Maxwell menjelaskan bahwa equipper adalah:
1. Model: Pemimpin yang melakukan pekerjaan, melakukannya dengan baik, melakukannya dengan benar, dan melakukannya dengan konsistensi.
Anda tidak bisa mengajarkan apa yang tidak Anda lakukan.
2. Mentor: Penasihat yang punya visi organisasi dan bisa mengkomunikasikannya kepada orang lain. Seseorang dengan pengalaman untuk ditarik.
3. Pemberdaya: Seseorang yang bisa menanamkan dalam pemimpin potensial keinginan dan kemampuan untuk melakukan pekerjaan.
Pertanyaan Sebelum Melengkapi
Sebelum Anda mulai melengkapi seseorang, Maxwell menyarankan untuk bertanya pada diri sendiri:
● Apakah saya bersedia mencurahkan hidup saya kepada orang lain? Melengkapi membutuhkan komitmen waktu dan energi.
● Apakah saya efektif di area yang perlu saya lengkapi? Jika tidak, temukan orang lain yang bisa melatih mereka.
● Apakah saya punya daftar prospek pemimpin potensial? Anda selalu mulai dengan orang terbaik yang Anda bisa.
● Apakah orang ini kompatibel secara filosofis dengan organisasi dan kepemimpinan saya? Jika tidak, jangan buang waktu.
● Apakah orang ini menunjukkan potensi pertumbuhan?
Proses Melengkapi
Maxwell menguraikan proses langkah-demi-langkah:
1. Saya melakukannya: Tunjukkan bagaimana melakukannya
2. Saya melakukannya dan Anda bersama saya: Biarkan mereka mengamati dan membantu
3. Anda melakukannya dan saya bersama Anda: Biarkan mereka memimpin dengan Anda mengawasi
4. Anda melakukannya: Lepaskan mereka untuk melakukannya sendiri
5. Anda melakukannya dan seseorang bersama Anda: Sekarang mereka mengajarkan orang lain
Bagian 6: Mengembangkan Pemimpin Potensial
Melengkapi memberikan keterampilan. Mengembangkan memberikan pertumbuhan jangka panjang.
Ini adalah komitmen seumur hidup untuk melihat orang mencapai potensi penuh mereka.
Tiga Pertanyaan Motivasi
Untuk mengembangkan orang, Anda perlu memahami motivasi mereka. Maxwell mengajarkan tiga pertanyaan kunci:
1. Apa yang mereka inginkan?
2. Apakah mereka punya cara mendapatkan apa yang mereka inginkan?
3. Apakah mereka akan dihargai jika berhasil?
Jika jawabannya tidak untuk salah satu pertanyaan ini, motivasi akan hilang.
Prinsip Pengembangan
1. Buat Tujuan yang Jelas
Tujuan memberikan arah. Tanpa tujuan, orang hanya mengembara.
Tujuan harus SMART: Specific (Spesifik), Measurable (Terukur), Attainable (Dapat dicapai), Realistic (Realistis), Timebound (Berbatas waktu).
2. Sediakan Sumber Daya
Beri mereka alat yang mereka butuhkan untuk sukses. Buku. Pelatihan. Akses ke orang yang lebih berpengalaman.
Tapi hati-hati: Jangan menciptakan ketergantungan. Berdayakan mereka untuk mengambil inisiatif.
3. Akuntabilitas
Orang membutuhkan akuntabilitas untuk tumbuh. Tetapkan ekspektasi yang jelas. Lacak kemajuan. Berikan umpan balik yang jujur.
4. Biarkan Mereka Gagal
Ini sulit untuk pemimpin yang peduli. Tapi kegagalan adalah guru terbaik.
Jangan lindungi mereka dari setiap kesalahan. Biarkan mereka jatuh—lalu bantu mereka bangun dan pelajari pelajarannya.
5. Rayakan Kemenangan
Kenali dan rayakan kemajuan mereka. Pengakuan memicu motivasi lebih lanjut.
Bagian 7: Membentuk Tim Impian Pemimpin
Ketika Anda sudah mengidentifikasi, memelihara, melengkapi, dan mengembangkan pemimpin—langkah terakhir adalah membentuk mereka menjadi tim impian.
Prinsip Tim Impian
1. Tim Harus Tumbuh Bersama
Pemimpin individual yang hebat tidak otomatis menjadi tim yang hebat. Mereka perlu belajar bekerja sama.
2. Kesatuan Melipatgandakan Kekuatan
Satu ditambah satu dalam tim bukan dua—itu tiga, empat, atau bahkan sepuluh. Sinergi menciptakan hasil yang lebih besar dari jumlah bagian.
3. Utamakan Tim
Dalam tim yang sukses, pemimpin menempatkan tim di atas ego pribadi. Mereka bertanya: "Apa yang terbaik untuk tim?" bukan "Apa yang terbaik untuk saya?"
4. Loyalitas kepada Pemimpin dan Organisasi
Tanpa loyalitas, tim akan rapuh. Loyalitas menciptakan kepercayaan. Kepercayaan menciptakan kohesi.
Penutup: Warisan Terbesar Seorang Pemimpin
Maxwell menutup dengan pertanyaan yang mengubah perspektif:
"Apakah Anda punya seseorang yang siap menggantikan Anda?"
Jika tidak, Anda seharusnya punya.
Karena pada akhirnya, ukuran sejati dari kesuksesan seorang pemimpin bukanlah apa yang dia capai selama hidupnya—tetapi apa yang terus terjadi setelah dia pergi.
Pemimpin terbesar tidak dikenang karena apa yang mereka lakukan sendiri. Mereka dikenang karena pemimpin yang mereka kembangkan.
John Wooden meninggalkan warisan puluhan pelatih yang dia latih. Andrew Carnegie mengembangkan lebih dari 40 jutawan dari karyawannya. Moses melatih Yosua, yang kemudian memimpin Israel.
Warisan terbesar Anda adalah orang-orang yang Anda kembangkan.
Lima Pelajaran Utama
1. Kesuksesan Anda Ditentukan oleh Orang di Sekitar Anda
Tidak peduli seberapa berbakat Anda, orang-orang terdekat Anda akan menentukan seberapa jauh Anda bisa pergi.
2. Ciptakan Iklim yang Tepat
Sebelum Anda bisa mengembangkan pemimpin, ciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan.
3. Fokus pada Kekuatan, Bukan Kelemahan
Prinsip 101 Persen: Temukan kekuatan terbesar seseorang dan berikan dorongan penuh di area itu.
4. Investasi dalam Pengembangan Adalah Investasi Terbaik
Waktu yang Anda habiskan mengembangkan pemimpin akan kembali berlipat ganda.
5. Mengembangkan Pemimpin Adalah Panggilan Tertinggi Kepemimpinan
Siapa pun bisa memimpin pengikut. Hanya pemimpin hebat yang mengembangkan pemimpin lain.
Pertanyaan untuk Anda
Maxwell meninggalkan kita dengan pertanyaan-pertanyaan ini:
● Apakah Anda mengembangkan orang-orang di sekitar Anda?
● Apakah Anda punya rencana permainan untuk mereka?
● Apakah mereka bertumbuh?
● Apakah mereka mampu mengangkat beban Anda?
Jika jawabannya tidak untuk salah satu pertanyaan ini, inilah saatnya untuk berubah.
Karena seperti yang Maxwell katakan:
"Jika Anda ingin benar-benar menjadi pemimpin yang sukses, Anda harus mengembangkan pemimpin lain di sekitar Anda."
Organisasi Anda tidak akan tumbuh sampai anggotanya tumbuh.
Visi Anda tidak akan terwujud sampai Anda punya pemimpin yang bisa melaksanakannya.
Dampak Anda tidak akan bertahan sampai Anda melatih generasi pemimpin berikutnya.
Jadi mulailah hari ini.
Identifikasi satu orang dengan potensi kepemimpinan. Investasikan waktu untuk mereka. Percaya pada mereka. Lengkapi mereka. Kembangkan mereka.
Lalu ulangi prosesnya dengan orang lain.
Karena pada akhirnya, kepemimpinan sejati bukan tentang seberapa banyak pengikut yang Anda punya.
Kepemimpinan sejati adalah tentang berapa banyak pemimpin yang Anda ciptakan.
Dan itulah warisan yang layak ditinggalkan.
Tentang Buku Asli
"Developing the Leaders Around You: How to Help Others Reach Their Full Potential" pertama kali diterbitkan pada tahun 1995 dan telah menjadi salah satu buku kepemimpinan paling berpengaruh sepanjang masa.
John C. Maxwell adalah pakar kepemimpinan internasional yang telah menjual lebih dari 33 juta buku dalam 50 bahasa. Dia telah diidentifikasi sebagai pemimpin bisnis #1 dan pakar kepemimpinan paling berpengaruh di dunia.
Maxwell adalah pendiri beberapa organisasi termasuk The John Maxwell Company, The John Maxwell Team, EQUIP, dan John Maxwell Leadership Foundation—yang telah melatih jutaan pemimpin dari setiap negara di dunia.
Sebagai mantan pastor dan pembicara, Maxwell mulus memadukan kebijaksanaan praktis dengan prinsip-prinsip spiritual, menekankan pentingnya mempengaruhi orang lain dan memelihara pemimpin yang muncul.
Buku-buku terlaris lainnya termasuk:
● The 21 Irrefutable Laws of Leadership
● Developing the Leader Within You
● The 21 Indispensable Qualities of a Leader
Untuk pemahaman mendalam dan strategi praktis yang lebih detail, sangat disarankan membaca buku aslinya. Buku ini dipenuhi dengan cerita, contoh konkret, dan latihan praktis yang tidak bisa sepenuhnya ditangkap dalam ringkasan.
Maxwell menulis dengan gaya yang engaging, penuh humor, dan sangat applicable untuk pemimpin di semua tingkatan—dari manajer lini pertama hingga CEO Fortune 500.
Sekarang pergilah dan kembangkan pemimpin di sekitar Anda.
Karena dunia tidak butuh lebih banyak pengikut.
Dunia butuh lebih banyak pemimpin yang mengembangkan pemimpin lain.

