Education on Tax Secrets

Robert T. Kiyosaki


Gaji 10 Juta, Pulang Bawa 6 Juta

Bayangkan ini adalah hari gajian Anda. 

Anda membuka aplikasi banking dengan antusias. Gaji pokok Anda 10 juta rupiah. Tapi angka yang masuk ke rekening? Hanya 6 juta. 

Ke mana sisanya? 

Pajak penghasilan: 2 juta. BPJS Kesehatan: 500 ribu. BPJS Ketenagakerjaan: 300 ribu. Iuran pensiun: 200 ribu. Total yang dipotong: 3 juta. Hampir sepertiga penghasilan Anda lenyap sebelum menyentuh tangan. 

Lalu Anda berpikir: "Ya sudahlah, memang begitu aturannya. Semua orang bayar pajak."

Tapi apakah benar semua orang bayar pajak dengan persentase yang sama? 

Di tempat lain, seorang pengusaha menghasilkan 100 juta per bulan dari bisnisnya. Tapi setelah memanfaatkan berbagai insentif pajak yang legal—depresiasi aset, kredit pajak untuk karyawan, investasi di teknologi hijau—pajaknya? Hampir nol. 

Bagaimana ini bisa terjadi? 

Apakah ini curang? Apakah ini ilegal? Apakah ini hanya untuk orang super kaya?

Tidak. Ini adalah edukasi. 

Robert Kiyosaki, penulis bestseller "Rich Dad Poor Dad," menghabiskan puluhan tahun belajar dari tax advisor pribadinya, Tom Wheelwright, CPA. Dan kesimpulannya mengejutkan: 

"Pajak bukan hukuman untuk orang kaya. Pajak adalah hadiah untuk orang yang teredukasi secara finansial."

"Rich Dad Education on Tax Secrets" adalah buku pendek namun padat yang mengungkap satu kebenaran fundamental yang diabaikan 90% populasi: 

Sistem pajak memang tidak adil—tapi bukan seperti yang Anda kira. Sistem pajak dirancang untuk memberikan keuntungan kepada pengusaha dan investor. Dan Anda tidak perlu kaya untuk memanfaatkannya. Anda hanya perlu teredukasi. 

Mari kita bongkar rahasia ini.

 


Bagian 1: CASHFLOW Quadrant—Di Mana Anda Berada? 

Sebelum bicara tentang pajak, kita harus memahami konsep paling penting dari filosofi Rich Dad: CASHFLOW Quadrant. 

Bayangkan sebuah diagram dengan empat kotak: 

E (Employee) | B (Big Business) 

Karyawan | Pemilik Bisnis Besar 

---------------------|--------------------- 

S (Self-Employed) | I (Investor) 

Wiraswasta | Investor 

Setiap orang yang menghasilkan uang berada di salah satu dari empat kuadran ini. Dan inilah yang mengejutkan: 

Kuadran tempat Anda berada menentukan berapa banyak pajak yang Anda bayar—lebih dari seberapa banyak Anda menghasilkan. 

Kuadran E (Employee) - Karyawan 

Ini adalah sebagian besar populasi. Anda bekerja untuk perusahaan. Anda mendapat gaji tetap setiap bulan. 

Konsekuensi pajak: 

● Pajak dipotong SEBELUM Anda menerima gaji 

● Anda tidak bisa mengurangi pajak dengan pengeluaran 

● Semakin banyak gaji, semakin tinggi persentase pajak 

Kiyosaki menulis: "Karyawan bekerja dari Januari sampai April hanya untuk membayar pajak. Empat bulan pertama tahun Anda bekerja untuk pemerintah, baru sisanya untuk diri sendiri." 

Kuadran S (Self-Employed) - Wiraswasta 

Anda adalah bos untuk diri sendiri. Dokter, pengacara, konsultan, freelancer, pemilik toko kecil.

Konsekuensi pajak: 

● Anda bisa mengurangi beberapa pengeluaran bisnis 

● Tapi Anda tetap bayar pajak tinggi 

● Plus: Anda bayar pajak pengusaha DAN pajak karyawan (karena Anda adalah keduanya)

Kiyosaki: "S adalah kuadran di mana orang bekerja paling keras dan bayar pajak paling banyak. Ironi yang menyedihkan." 

Kuadran B (Big Business) - Pemilik Bisnis Besar 

Anda punya sistem. Bisnis Anda berjalan tanpa Anda harus bekerja langsung setiap hari. Anda punya karyawan yang menjalankan operasional. 

Konsekuensi pajak: 

● Anda dapat BANYAK insentif pajak 

● Kredit pajak untuk mempekerjakan orang 

● Kredit pajak untuk riset dan pengembangan 

● Kredit pajak untuk investasi teknologi hijau 

● Anda bayar pajak SETELAH pengeluaran bisnis 

Ini adalah game changer. 

Kuadran I (Investor) - Investor 

Uang Anda bekerja untuk Anda. Real estate, saham, obligasi, bisnis orang lain.

Konsekuensi pajak: 

● Pajak paling rendah dari semua kuadran 

● Capital gains tax lebih rendah dari income tax 

● Depresiasi aset (terutama properti) mengurangi pajak 

● Bahkan bisa pajak negatif (mendapat uang dari pemerintah!) 

Kiyosaki: "Di kuadran I, pemerintah membayar Anda untuk mengambil risiko dan menginvestasikan uang Anda." 

Pelajaran Kunci 

Seorang karyawan yang menghasilkan 100 juta per tahun bisa membayar 25 juta dalam pajak. 

Seorang investor yang menghasilkan 100 juta per tahun bisa membayar 5 juta—atau bahkan nol—dalam pajak. 

Pendapatan yang sama. Pajak yang sangat berbeda. 

Mengapa? Karena sistem pajak tidak dirancang berdasarkan berapa banyak Anda hasilkan, tapi bagaimana Anda menghasilkannya.

 


Bagian 2: Kebenaran yang Tidak Diajarkan di Sekolah 

Kiyosaki sering bertanya dalam seminarnya: "Berapa banyak dari Anda yang belajar tentang pajak di sekolah?" 

Hampir tidak ada tangan yang terangkat. 

"Berapa banyak yang belajar cara mengisi formulir pajak?" 

Masih sepi. 

"Tapi berapa banyak yang HARUS bayar pajak?" 

Semua tangan terangkat. 

Inilah ironi sistem pendidikan: Mereka mengajarkan Anda untuk menjadi karyawan yang baik, tapi tidak mengajarkan bagaimana sistem keuangan benar-benar bekerja. 

Sejarah Singkat Pajak (yang Penting Anda Tahu) 

Pajak penghasilan tidak selalu ada. Di Amerika Serikat, pajak penghasilan baru dibuat tahun 1913. 

Awalnya, pajak hanya untuk orang kaya. Argumen politiknya: "Kita perlu membuat orang kaya membayar bagian mereka!" 

Kelas menengah dan miskin mendukung ide ini. "Ya! Pajaki orang kaya!"

Tapi apa yang terjadi? 

Dalam beberapa dekade, pajak meluas ke semua orang. Dan ironisnya: orang kaya menemukan cara legal untuk menghindari pajak, sementara kelas menengah terjebak membayar paling banyak. 

Kiyosaki menulis: "Pemerintah masih harus bayar tagihan mereka. Jadi siapa yang mereka pajaki? Kelas menengah. Itulah mengapa semakin keras Anda bekerja, semakin banyak Anda bayar pemerintah." 

Pajak Bukan untuk Menghukum Kaya—Pajak untuk Memberi Insentif

Inilah kebenaran yang mengubah segalanya: 

Pemerintah menulis undang-undang pajak untuk membuat orang melakukan apa yang pemerintah inginkan. 

Pemerintah ingin:

● Orang membangun bisnis (menciptakan lapangan kerja) 

● Orang berinvestasi di properti (menyediakan perumahan) 

● Orang berinvestasi di energi hijau (lingkungan) 

● Orang berinvestasi di teknologi (inovasi) 

Jadi apa yang pemerintah lakukan? Mereka memberikan insentif pajak untuk perilaku-perilaku ini. 

Ketika Anda membuka bisnis dan mempekerjakan orang, pemerintah berkata: "Terima kasih! Ini kredit pajak untuk Anda." 

Ketika Anda membeli properti dan menyewakan, pemerintah berkata: "Bagus! Anda bisa kurangi pajak dengan depresiasi." 

Ketika Anda investasi di solar panel, pemerintah berkata: "Sempurna! Ini potongan pajak." 

Kiyosaki: "Orang kaya tidak curang dalam pajak. Mereka hanya melakukan apa yang pemerintah minta—dan dibayar untuk itu melalui pengurangan pajak."

 


Bagian 3: Rahasia #1—Income Sebelum vs Setelah Pengeluaran 

Ini adalah perbedaan terbesar antara kuadran kiri (E & S) dan kuadran kanan (B & I).

Kuadran Kiri: Income → Pajak → Pengeluaran 

Jika Anda karyawan: 

1. Anda dapat gaji 10 juta 

2. Pemerintah ambil pajak 2 juta 

3. Anda hidup dengan 8 juta sisanya 

Anda tidak bisa kurangi pajak dengan pengeluaran Anda. Mau beli laptop untuk kerja? Bayar dengan uang setelah pajak. Mau bayar kursus online? Bayar dengan uang setelah pajak. 

Kuadran Kanan: Income → Pengeluaran → Pajak 

Jika Anda pemilik bisnis: 

1. Bisnis dapat 10 juta 

2. Anda beli laptop untuk operasional: 5 juta (pengeluaran bisnis) 

3. Income bersih: 5 juta 

4. Pajak dihitung dari 5 juta—bukan 10 juta! 

Perbedaannya dramatis. 

Contoh konkret: 

Skenario Karyawan: 

● Gaji: 100 juta/tahun 

● Pajak (20%): 20 juta 

● Sisa: 80 juta 

● Anda beli mobil untuk kerja (20 juta): bayar dengan uang setelah pajak

Total: Anda butuh hasilkan 120 juta untuk dapat mobil 20 juta. 

Skenario Pemilik Bisnis: 

● Income bisnis: 100 juta/tahun 

● Beli mobil untuk bisnis: 20 juta (pengeluaran bisnis yang bisa dikurangi)

● Income bersih: 80 juta 

● Pajak (20%): 16 juta 

● Sisa: 64 juta

Total: Anda hemat 4 juta pajak + punya mobil. 

Kiyosaki: "Ini bukan celah. Ini adalah cara pemerintah mendorong orang untuk membangun bisnis."

 


Bagian 4: Rahasia #2—OPM (Other People's Money)

Ini adalah strategi favorit Kiyosaki: menggunakan uang orang lain untuk mengurangi pajak.

Kedengarannya gila. Tapi ini legal dan sangat powerful. 

Depresiasi—Potongan Pajak untuk Aset yang Tidak Benar-Benar Berkurang Nilainya 

Misalnya Anda beli properti seharga 1 miliar. 

● Uang sendiri (down payment): 200 juta 

● Pinjaman bank: 800 juta 

Pemerintah berkata: "Properti ini akan terdepresiasi dalam 27,5 tahun. Jadi setiap tahun, Anda bisa kurangi pajak Anda dengan 36 juta" (1 miliar ÷ 27,5 tahun). 

Tapi tunggu—ini bagian ajaibnya: 

Potongan pajak 36 juta per tahun itu berlaku untuk seluruh nilai properti 1 miliar—bukan hanya 200 juta yang Anda bayar sendiri. 

Anda mendapat potongan pajak untuk 800 juta uang bank! 

Kiyosaki menulis: "Menggunakan uang orang lain adalah cara terbaik untuk mengurangi pajak di kuadran I. Anda dapat potongan bukan hanya untuk bagian yang Anda bayar, tapi juga untuk bagian yang dibayar bank." 

Dan ironisnya? Properti biasanya NAIK nilainya seiring waktu—bukan turun. Jadi Anda dapat potongan pajak untuk "depresiasi" aset yang sebenarnya apresiasi. 

Contoh Konkret 

Anda beli properti 1 miliar, sewakan dengan income 100 juta/tahun. 

Tanpa depresiasi: 

● Income sewa: 100 juta 

● Pajak (20%): 20 juta 

● Net income: 80 juta 

Dengan depresiasi: 

● Income sewa: 100 juta 

● Depresiasi: 36 juta 

● Taxable income: 64 juta

● Pajak (20%): 12,8 juta 

● Net income: 87,2 juta 

Anda hemat 7,2 juta pajak per tahun—hanya dengan memahami aturan!

 


Bagian 5: Rahasia #3—Tax Credits vs Tax Deductions 

Banyak orang tidak tahu perbedaan antara kredit pajak dan potongan pajak. Tapi perbedaannya besar. 

Tax Deduction (Potongan Pajak) 

Mengurangi income yang kena pajak. 

Contoh: Income Anda 100 juta. Anda punya potongan 20 juta. Jadi pajak dihitung dari 80 juta, bukan 100 juta. 

Dengan tax rate 20%, Anda hemat: 20 juta × 20% = 4 juta. 

Tax Credit (Kredit Pajak) 

Mengurangi pajak yang harus dibayar secara langsung. 

Contoh: Pajak Anda 20 juta. Anda punya kredit pajak 5 juta. Jadi Anda hanya bayar 15 juta.

Tax credits jauh lebih powerful daripada deductions. 

Kuadran B Mendapat Banyak Tax Credits 

Kiyosaki menulis: "Bisnis kuadran B mendapat kredit pajak untuk mempekerjakan karyawan, untuk meningkatkan riset dan pengembangan, dan untuk investasi di teknologi hijau." 

Contoh: 

● Anda punya bisnis yang mempekerjakan 10 orang 

● Pemerintah memberi kredit pajak untuk setiap karyawan yang Anda latih

● Anda investasi di R&D untuk produk baru—dapat kredit pajak 

● Anda pasang solar panel di kantor—dapat kredit pajak 

Semua ini adalah cara pemerintah memberi reward kepada pengusaha yang melakukan apa yang pemerintah inginkan.

 


Bagian 6: "Tapi Saya Bukan Pengusaha atau Investor!"

Inilah reaksi paling umum ketika orang mendengar rahasia ini: 

"Oke, bagus untuk pengusaha dan investor. Tapi saya karyawan. Apa yang bisa saya lakukan?" 

Jawaban Kiyosaki: "Anda punya dua pilihan: mengeluh tentang ketidakadilan sistem, atau mengubah kuadran tempat Anda berada." 

Langkah Praktis untuk Karyawan 

1. Mulai bisnis sampingan (side business) 

Bahkan bisnis kecil-kecilan membuka akses ke potongan pajak yang tidak tersedia untuk karyawan. 

Anda bisa: 

● Kurangi pajak dengan pengeluaran bisnis 

● Beli aset yang Anda butuhkan sebagai "pengeluaran bisnis" 

● Mulai belajar cara berpikir kuadran B 

Kiyosaki: "Anda tidak perlu langsung jadi pengusaha besar. Mulai dengan freelance, jual produk online, apapun. Yang penting Anda pindah ke kuadran kanan." 

2. Investasi di properti atau instrumen investasi lain 

Bahkan dengan modal kecil, Anda bisa mulai berinvestasi. Dan begitu Anda investor, Anda mulai dapat akses ke insentif pajak investor. 

3. Edukasi diri Anda tentang uang 

Kiyosaki: "Alasan kebanyakan orang tidak memanfaatkan insentif pajak bukan karena mereka tidak punya akses. Tapi karena mereka tidak tahu insentif itu ada." 

Baca buku tentang keuangan. Ikuti seminar. Konsultasi dengan tax advisor yang benar-benar mengerti strategi pajak—bukan hanya mengisi formulir. 

4. Pilih advisor yang tepat 

Kiyosaki mengingatkan: "Akuntan atau pengacara yang tidak kompeten, malas, arogan, atau korup bisa merugikan Anda banyak uang. Saya tahu dari pengalaman pribadi. Hanya karena seseorang lulusan terbaik tidak berarti mereka kompeten atau jujur dalam kehidupan nyata." 

Cari advisor yang:

● Bekerja dengan pengusaha dan investor (bukan hanya karyawan)

● Proaktif dalam menemukan cara mengurangi pajak

● Update dengan perubahan undang-undang pajak

 


Bagian 7: Pesan dari Tom Wheelwright (Tax Advisor Kiyosaki) 

Tom Wheelwright, CPA yang menjadi tax advisor Kiyosaki selama puluhan tahun, menulis dalam buku ini: 

"Pajak adalah bagian dari hidup. Pertanyaan sederhananya adalah: apakah Anda akan menggunakan undang-undang pajak untuk membuat pajak menjadi bagian yang lebih kecil dari hidup Anda, atau tidak melakukan apa-apa dan membiarkannya tetap menjadi pengeluaran besar?" 

Wheelwright menekankan: 

"Dengan edukasi yang solid tentang cara kerja undang-undang pajak ditambah perencanaan pajak yang lebih baik dari advisor pajak yang kompeten, sebagian besar pengusaha dan investor bisa secara permanen mengurangi pajak mereka 10% sampai 40%." 

Baca lagi: 10% sampai 40% pengurangan PERMANEN. 

Bukan diskon satu kali. Bukan celah yang akan ditutup tahun depan. Ini adalah cara sistem dirancang untuk bekerja—selamanya. 

"Dan uang yang Anda hemat dari pajak bisa digunakan untuk investasi dan membangun kekayaan Anda. Jadi jangan tunggu. Ambil tindakan sekarang dan pelajari bagaimana Anda bisa mengurangi pajak Anda."

 


Bagian 8: Mengapa Sistem Ini "Tidak Adil"—dan Mengapa Itu Oke 

Kiyosaki tidak berpura-pura sistem pajak adil. Dia terus terang: 

"Pajak tidak adil." 

Tapi dia menjelaskan mengapa ketidakadilan itu sebenarnya masuk akal dari perspektif pemerintah: 

Pemerintah Butuh Pengusaha dan Investor 

Pemerintah tidak bisa: 

● Menyediakan semua lapangan kerja 

● Membangun semua perumahan 

● Mendanai semua inovasi 

Jadi mereka memberi insentif kepada sektor swasta untuk melakukan hal-hal ini. 

Ketika Anda membuka bisnis dan mempekerjakan orang, Anda membantu pemerintah mengurangi pengangguran. 

Ketika Anda investasi di properti dan menyewakan, Anda membantu pemerintah menyediakan perumahan. 

Ketika Anda investasi di startup teknologi, Anda membantu ekonomi berinovasi. 

Pemerintah membayar Anda (melalui insentif pajak) untuk melakukan pekerjaan yang seharusnya mereka lakukan. 

Karyawan Tidak Mengambil Risiko 

Karyawan mendapat gaji tetap. Naik atau turunnya bisnis, mereka tetap dibayar.

Pengusaha dan investor mengambil risiko besar: 

● Bisnis bisa bangkrut 

● Investasi bisa gagal 

● Mereka bisa kehilangan semua modal 

Pemerintah memberikan insentif pajak sebagai kompensasi untuk risiko ini.

Kiyosaki: "Jika Anda tidak suka sistem ini, jangan mengeluh. Ubah kuadran Anda."

 


Penutup: Dua Jalan di Depan Anda 

Anda sekarang tahu rahasia yang tidak diketahui 90% populasi. 

Anda punya dua pilihan: 

Jalan 1: Terus Seperti Sekarang 

Bekerja keras sebagai karyawan atau wiraswasta. Bayar pajak tinggi. Mengeluh tentang ketidakadilan sistem. Berharap pemerintah akan mengubah aturan. 

Tidak ada yang salah dengan jalan ini. Tapi jangan harap hasil yang berbeda.

Jalan 2: Mengubah Kuadran 

Mulai edukasi diri Anda tentang uang. Pindah dari kuadran kiri ke kuadran kanan—perlahan tapi pasti. 

Mulai bisnis sampingan. Investasi di properti atau instrumen lain. Pelajari cara kerja sistem pajak. Gunakan undang-undang yang sudah ada untuk keuntungan Anda—secara legal. 

Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari 

Kiyosaki memperingatkan: 

"Jangan mencoba strategi pajak tanpa edukasi yang tepat dan advisor yang kompeten." 

Orang yang setengah-setengah memahami aturan pajak dan mencoba "mengakali sistem" adalah orang yang berakhir di penjara. 

Orang yang teredukasi penuh dan bekerja dengan professional yang tepat adalah orang yang legal mengurangi pajak hingga hampir nol. 

Pertanyaan untuk Anda 

1. Di kuadran mana Anda sekarang? E, S, B, atau I? 

2. Berapa persen income Anda hilang untuk pajak setiap tahun? Hitung angka sebenarnya. Mungkin akan mengejutkan. 

3. Apakah Anda punya advisor pajak yang proaktif? Atau hanya akuntan yang mengisi formulir?

4. Apa langkah pertama yang akan Anda ambil? Mulai bisnis sampingan? Beli properti investasi? Baca lebih banyak tentang keuangan? 

5. Berapa banyak uang yang bisa Anda hemat jika pajak Anda berkurang 20%? Gunakan uang itu untuk apa? 

Kata Terakhir dari Robert Kiyosaki 

Di akhir buku, Kiyosaki menulis: 

"Orang yang mengeluh tentang pajak bisa dibagi menjadi dua kelas: pria dan wanita."

Semua orang mengeluh. Tapi hanya sedikit yang mengambil tindakan. 

"Mereka yang punya edukasi finansial bisa menghasilkan lebih banyak dan membayar lebih sedikit—bahkan nol pajak—pada jutaan pendapatan. Ini tidak adil, tapi Anda tidak perlu kaya untuk mendapat manfaat. Anda hanya perlu teredukasi." 

"Jika Anda teredukasi, Anda akan menjadi kaya. Dan Anda akan diberi hadiah oleh pajak, bukan dibebani olehnya." 

"Jika Anda ingin menghasilkan lebih banyak dan membayar lebih sedikit dalam pajak dengan melakukan apa yang pemerintah inginkan dan butuhkan, buku ini untuk Anda."

 


Tiga Action Steps Sekarang 

Jangan biarkan pengetahuan ini hanya di kepala. Ambil tindakan: 

1. Dalam 24 jam: Hitung berapa banyak pajak yang Anda bayar tahun lalu. Lihat angka sebenarnya. Rasakan sakitnya. Biarkan itu memotivasi Anda. 

2. Dalam 1 minggu: Jadwalkan konsultasi dengan tax advisor yang mengerti strategi pengurangan pajak (bukan hanya tax compliance). Tanyakan: "Bagaimana saya bisa mengurangi pajak saya secara legal?" 

3. Dalam 1 bulan: Mulai rencana untuk pindah ke kuadran kanan. Bisnis sampingan apa yang bisa Anda mulai? Investasi apa yang masuk akal untuk situasi Anda? 

Kiyosaki menutup dengan pesan ini: 

"Jangan tunggu. Ambil tindakan sekarang dan pelajari bagaimana Anda bisa mengurangi pajak Anda. Karena setiap tahun Anda menunda adalah tahun lagi Anda membayar lebih dari yang seharusnya." 

Sistem pajak tidak akan berubah. Tapi Anda bisa. 

Pertanyaannya: Apakah Anda akan?

 


Tentang Buku Asli 

"Rich Dad Education on Tax Secrets" diterbitkan oleh Rich Dad Education sekitar tahun 2014 sebagai bagian dari seri edukasi finansial Rich Dad Company. 

Buku ini adalah kompilasi pendek (sekitar 60-80 halaman) yang mengintegrasikan konsep CASHFLOW Quadrant dari buku-buku Kiyosaki sebelumnya dengan strategi pajak spesifik dari Tom Wheelwright, CPA—tax advisor pribadi Kiyosaki. 

Tom Wheelwright adalah pendiri WealthAbility dan penulis buku "Tax-Free Wealth" (juga bagian dari seri Rich Dad Advisors). Dia telah menjadi advisor Kiyosaki selama puluhan tahun dan mengajarkan strategi pajak yang sama yang digunakan oleh klien-klien kaya. 

Buku ini sempat ditawarkan sebagai ebook gratis di website Rich Dad untuk mempromosikan edukasi finansial yang lebih luas. 

Untuk pemahaman lebih dalam tentang strategi pajak spesifik, sangat disarankan untuk: 

1. Membaca buku asli ini 

2. Membaca "Tax-Free Wealth" by Tom Wheelwright untuk strategi lebih detail 3. Berkonsultasi dengan tax professional di negara Anda (karena undang-undang pajak berbeda di setiap negara) 

DISCLAIMER PENTING: Strategi pajak dalam buku ini berdasarkan sistem pajak Amerika Serikat. Meskipun banyak prinsip universal (seperti CASHFLOW Quadrant dan filosofi pajak sebagai insentif), detail spesifik dan strategi teknis harus disesuaikan dengan undang-undang pajak di Indonesia atau negara tempat Anda tinggal. 

Sekarang pergilah. Edukasi diri Anda. Pindah kuadran. Dan berhenti membayar lebih dari yang seharusnya. 

Karena pengetahuan tentang pajak bukan hanya tentang menghemat uang—ini tentang kebebasan finansial.