The Power of Self-Confidence

Brian Tracy


Dua Versi Diri Anda 

Bayangkan ada dua versi dari diri Anda. 

Versi pertama masuk ke ruangan dengan kepala tertunduk. Mata melirik ke lantai. Suara pelan, hampir berbisik. Ketika ditanya pendapat, jawabannya dimulai dengan "Saya tidak yakin, tapi..." atau "Mungkin saya salah, namun...". Ketika ada peluang besar, pikiran pertamanya: "Saya tidak cukup baik untuk ini." 

Versi kedua masuk ke ruangan yang sama dengan punggung tegak. Mata kontak yang kuat. Suara jelas dan tenang. Ketika ditanya pendapat, dia berbicara dengan keyakinan—bukan arogan, tapi percaya diri. Ketika ada peluang besar, pikiran pertamanya: "Mengapa bukan saya?" 

Kedua versi ini adalah ANDA yang sama. Dengan otak yang sama. Bakat yang sama. Potensi yang sama. 

Satu-satunya perbedaan? Kepercayaan diri

Brian Tracy—pria yang pernah tidur di mobilnya karena bangkrut, lalu menjadi jutawan dan salah satu konsultan bisnis paling dicari di dunia—menulis: 

"Kepercayaan diri adalah inti dari kepribadian yang sehat dan sukses. Tidak ada kualitas tunggal yang lebih penting untuk kesuksesan dalam kehidupan daripada kepercayaan diri." 

Kabar baiknya? Kepercayaan diri bukanlah sesuatu yang Anda lahirkan dengannya atau tidak. Kepercayaan diri adalah keterampilan yang bisa dipelajari. Seperti mengendarai sepeda atau berenang—canggung di awal, tapi dengan latihan menjadi alami. 

Buku "The Power of Self-Confidence" adalah panduan lengkap untuk membangun kepercayaan diri yang tidak bisa digoyahkan—dalam karir, hubungan, keuangan, dan setiap area kehidupan Anda.

Bersiaplah untuk bertemu versi terbaik dari diri Anda.

Mari kita mulai.

 


Bagian 1: Anatomi Kepercayaan Diri 

Self-Confidence vs Self-Esteem: Apa Bedanya? 

Tracy memulai dengan klarifikasi penting. Banyak orang mengacaukan dua konsep ini: 

Self-Esteem (Harga Diri) = Seberapa banyak Anda menyukai diri Anda sendiri. Ini tentang perasaan Anda terhadap diri Anda sebagai pribadi. 

Self-Confidence (Kepercayaan Diri) = Seberapa percaya Anda pada kemampuan Anda untuk mencapai sesuatu. Ini tentang keyakinan pada kompetensi Anda. 

Anda bisa punya harga diri tinggi tapi kepercayaan diri rendah di area tertentu. Misalnya, Anda mungkin mencintai diri sendiri, tapi tidak percaya diri berbicara di depan umum. 

Atau sebaliknya—seseorang bisa sangat percaya diri secara profesional tapi harga dirinya rendah karena hubungan yang toxic. 

Idealnya? Tinggi keduanya. Dan Tracy menunjukkan bagaimana membangun keduanya secara bersamaan. 

Tiga Pilar Kepercayaan Diri 

Tracy mengidentifikasi tiga komponen yang bekerja bersama: 

1. Self-Ideal (Diri Ideal) Gambaran mental tentang orang seperti apa Anda ingin menjadi. Nilai-nilai Anda. Prinsip Anda. Standar Anda. 

Semakin jelas self-ideal Anda, semakin mudah membuat keputusan yang konsisten dengannya—dan konsistensi ini membangun kepercayaan diri. 

2. Self-Image (Citra Diri) Bagaimana Anda melihat diri sendiri SAAT INI. "Siapa saya?" "Apa yang saya mampu lakukan?" "Apa batasan saya?" 

Masalahnya: Kebanyakan orang punya self-image yang jauh lebih kecil dari potensi sebenarnya. Mereka melihat diri mereka melalui kacamata pengalaman masa lalu, kegagalan, dan kritik orang lain. 

3. Self-Esteem (Harga Diri) Seberapa banyak Anda menyukai dan menghargai diri sendiri. Ini adalah fondasi emosional dari kepercayaan diri. 

Tracy menulis: "Anda tidak bisa tampil secara eksternal dengan cara yang tidak konsisten dengan bagaimana Anda melihat diri Anda secara internal." 

Jika di dalam Anda merasa tidak cukup baik, tidak peduli seberapa keras Anda mencoba terlihat percaya diri, orang akan merasakan ketidakpastian itu.

 


Bagian 2: Mental Programming—Memprogram Ulang Pikiran Anda 

Hukum Kepercayaan 

Tracy mengutip salah satu hukum paling powerful dalam psikologi: 

"Apa pun yang Anda percayai dengan penuh keyakinan, menjadi kenyataan Anda." 

Jika Anda percaya Anda buruk dalam matematika—Anda akan buruk dalam matematika. Bukan karena otak Anda tidak mampu, tapi karena kepercayaan itu membentuk tindakan Anda. 

Anda akan menghindari matematika. Tidak berlatih. Menyerah cepat ketika kesulitan. Hasilnya? Kepercayaan Anda terbukti benar—bukan karena benar sejak awal, tapi karena Anda MEMBUATNYA benar. 

Ini berlaku untuk SEMUA area: 

● "Saya tidak pandai berbicara di depan umum." 

● "Saya tidak bisa kaya." 

● "Saya selalu gagal dalam hubungan." 

● "Saya tidak punya keberuntungan." 

Kabar baiknya? Jika kepercayaan negatif bisa membentuk kenyataan negatif, kepercayaan positif bisa membentuk kenyataan positif. 

Mengubah Self-Talk Anda 

Tracy mengungkapkan statistik mengejutkan: Rata-rata orang berbicara pada diri sendiri sekitar 50.000 kali sehari. 

Dan untuk kebanyakan orang, 80% dari percakapan internal itu adalah negatif: 

● "Saya bodoh." 

● "Saya tidak bisa." 

● "Saya selalu gagal." 

● "Kenapa saya begini?" 

Bayangkan jika ada orang yang mengikuti Anda kemana-mana dan mengatakan hal-hal ini 40.000 kali sehari. Anda akan membencinya, kan? 

Tapi kita melakukan ini pada diri sendiri—dan heran mengapa kepercayaan diri kita rendah.

Solusi: Ganti self-talk negatif dengan positif.

Setiap kali Anda menangkap diri sendiri berpikir negatif, STOP. Lalu katakan sesuatu yang positif: 

● Negatif: "Saya tidak bisa melakukan ini." → Positif: "Saya BELAJAR melakukan ini."

● Negatif: "Saya selalu gagal." → Positif: "Saya belajar dari pengalaman."

● Negatif: "Saya tidak cukup baik." → Positif: "Saya terus berkembang setiap hari." 

Tracy jamin: Dalam 21 hari konsisten mengubah self-talk, Anda akan merasakan perubahan dramatis dalam kepercayaan diri. 

Afirmasi Positif—Memprogram Pikiran Bawah Sadar 

Teknik favorit Tracy: Afirmasi positif yang diulang. 

Setiap pagi, katakan dengan suara keras: "Saya menyukai diri saya sendiri! Saya bisa melakukan ini! Hari ini akan menjadi hari yang luar biasa!" 

Kedengarannya konyol? Tracy setuju—di awal. Tapi inilah rahasianya: 

Pikiran bawah sadar Anda tidak bisa membedakan antara pengalaman nyata dan yang dibayangkan dengan vivid. Jika Anda mengatakan sesuatu dengan cukup emosi dan pengulangan, pikiran bawah sadar akan menerimanya sebagai kebenaran. 

Formula afirmasi yang efektif: 

1. Present tense ("Saya adalah" bukan "Saya akan menjadi") 

2. Positif ("Saya percaya diri" bukan "Saya tidak takut") 

3. Personal ("Saya" bukan "Orang") 

4. Emosional (Katakan dengan perasaan, bukan monoton) 

Contoh powerful: 

● "Saya adalah pribadi yang percaya diri dan mampu di setiap situasi."

● "Saya layak mendapat kesuksesan dan kebahagiaan." 

● "Saya belajar dan berkembang dari setiap pengalaman." 

Ulangi ini minimal 10 kali setiap pagi dan sebelum tidur. Dalam 30 hari, Anda akan melihat perbedaan luar biasa.

 


Bagian 3: Comfort Zone—Penjara yang Nyaman

Mengapa Kita Takut Keluar dari Zona Nyaman? 

Tracy menjelaskan: Otak Anda dirancang untuk menjaga Anda tetap hidup, bukan untuk membuat Anda bahagia. 

Jadi setiap kali Anda mencoba sesuatu yang baru—berbicara di depan umum, memulai bisnis, mendekati orang asing—otak Anda berteriak: "BAHAYA! UNKNOWN! STAY WHERE YOU ARE!" 

Ini yang disebut comfort zone—area di mana Anda merasa aman dan familiar.

Masalahnya? Semua pertumbuhan terjadi di luar comfort zone. 

Jika Anda hanya melakukan apa yang sudah nyaman, Anda tidak akan pernah berkembang. Tidak akan pernah lebih percaya diri. Tidak akan pernah mencapai potensi penuh Anda. 

Formula Ekspansi Comfort Zone 

Tracy memberikan formula sederhana: 

Lakukan satu hal yang Anda takuti setiap hari. 

Tidak harus besar. Bisa kecil: 

● Hari 1: Tegur orang asing dan katakan "Hai" 

● Hari 2: Angkat tangan di meeting dan berikan pendapat 

● Hari 3: Telepon prospek yang Anda tunda-tunda 

● Hari 4: Pergi ke acara networking sendirian 

● Hari 5: Minta feedback jujur dari atasan 

Setiap kali Anda melakukan sesuatu yang menakutkan dan survive, dua hal terjadi: 

1. Comfort zone Anda melebar. Apa yang tadinya menakutkan menjadi normal.

2. Kepercayaan diri Anda meningkat. Anda membuktikan pada diri sendiri: "Saya bisa melakukan hal sulit." 

Tracy menulis: "Keberanian bukanlah ketiadaan ketakutan. Keberanian adalah bertindak meskipun takut."

 


Bagian 4: Mengatasi Ketakutan—Pembunuh Kepercayaan Diri 

Empat Ketakutan Universal 

Tracy mengidentifikasi empat ketakutan yang melumpuhkan kebanyakan orang: 

1. Takut Gagal "Bagaimana jika saya mencoba dan gagal? Bagaimana jika saya terlihat bodoh?" 

Solusi: Ubah definisi kegagalan. Kegagalan BUKAN mencoba dan tidak berhasil. Kegagalan adalah tidak mencoba sama sekali karena takut. 

Tracy mengutip Thomas Edison, yang "gagal" 10.000 kali sebelum menemukan bola lampu: "Saya tidak gagal. Saya hanya menemukan 10.000 cara yang tidak berhasil." 

2. Takut Penolakan "Bagaimana jika mereka mengatakan tidak? Bagaimana jika mereka tidak menyukai saya?" 

Solusi: Sadar bahwa penolakan adalah bagian dari permainan angka. Semakin banyak Anda ditolak, semakin dekat Anda dengan penerimaan. 

Salesman terbaik di dunia ditolak lebih sering daripada salesman biasa—karena mereka lebih banyak mencoba. 

3. Takut Dikritik "Bagaimana jika orang lain menghakimi saya? Bagaimana jika mereka berpikir saya gila?" 

Solusi: Ingat rumus Tracy: "Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda adalah bukan urusan Anda." 

Orang yang sibuk mengkritik Anda biasanya adalah orang yang tidak melakukan apa-apa dengan hidup mereka sendiri. Jangan biarkan pendapat orang yang tidak bergerak menghentikan gerakan Anda. 

4. Takut Kehilangan Uang/Sumber Daya "Bagaimana jika saya rugi? Bagaimana jika ini pemborosan?" 

Solusi: Lihat investasi, bukan biaya. Setiap pengalaman adalah pembelajaran. Bahkan jika uang hilang, pengetahuan yang didapat bisa bernilai berlipat ganda. 

Teknik "What's the Worst That Could Happen?" 

Ketika Anda merasa takut, Tracy merekomendasikan latihan sederhana:

Tanyakan: "Apa hal terburuk yang mungkin terjadi?" 

Tulis jawabannya. Biasanya, hal terburuk tidak se-mengerikan yang Anda bayangkan.

Lalu tanyakan: "Jika hal terburuk terjadi, apakah saya bisa survive?"

Dalam 99% kasus, jawabannya: Ya. 

Dan ketika Anda sadar bahwa bahkan skenario terburuk tidak akan membunuh Anda, ketakutan kehilangan kekuatannya.

 


Bagian 5: Kompetensi—Fondasi Sejati Kepercayaan Diri

Kepercayaan Diri Sejati Datang dari Kemampuan 

Tracy blak-blakan: "Anda tidak bisa berbohong pada diri sendiri tentang kompetensi." 

Anda bisa mengulang afirmasi "Saya ahli piano" sejuta kali. Tapi jika Anda tidak pernah latihan, Anda TAHU Anda tidak ahli. Dan ketidakjujuran internal itu merusak kepercayaan diri. 

Kepercayaan diri yang sejati dan berkelanjutan datang dari kompetensi yang sesungguhnya.

Formula Tracy: Kepercayaan Diri = Persiapan + Praktek + Pengalaman

Semakin Anda menguasai suatu keterampilan, semakin percaya diri Anda di area itu.

The 1000-Hour Rule 

Tracy mengutip penelitian: Untuk menjadi sangat baik dalam keterampilan apa pun, Anda perlu 1.000 jam praktek yang disengaja. 

Itu sekitar: 

● 1 jam sehari = 3 tahun 

● 2 jam sehari = 1,5 tahun 

● 4 jam sehari = 8 bulan 

Tidak ada jalan pintas. Tidak ada pil ajaib. Hanya latihan konsisten. 

Tapi inilah rahasianya: Anda tidak perlu menunggu 1.000 jam untuk merasa lebih percaya diri. 

Setiap jam latihan meningkatkan kepercayaan diri Anda sedikit. Setiap presentasi yang Anda lakukan membuat Anda sedikit lebih baik. Setiap panggilan penjualan membuat Anda sedikit lebih nyaman. 

Progress kecil, diulang secara konsisten = kepercayaan diri yang terus bertumbuh.

Belajar Terus-Menerus 

Tracy menulis: "Ketinggalan zaman adalah pilihan. Ketidaktahuan adalah pilihan. Keusangan adalah pilihan." 

Orang yang paling percaya diri adalah orang yang terus belajar. Mereka membaca buku. Mengikuti kursus. Mendengarkan podcast. Menghadiri seminar.

Mengapa? Karena pembelajaran menciptakan perasaan kontrol. Dan kontrol menciptakan kepercayaan diri. 

Komitmen Tracy untuk diri sendiri—dan yang dia rekomendasikan untuk Anda: 

Baca 30-60 menit setiap hari di bidang Anda 

● Dengarkan audio edukatif saat mengemudi 

● Ikuti minimal satu seminar per tahun 

Dalam 3 tahun, Anda akan menjadi ahli di bidang Anda. Dalam 5 tahun, Anda akan menjadi salah satu yang terbaik. Dan kepercayaan diri Anda akan meroket.

 


Bagian 6: Bahasa Tubuh—Kepercayaan Diri dari Luar ke Dalam 

Postur Menciptakan Psikologi 

Tracy mengutip penelitian menarik dari psikolog sosial Amy Cuddy: Bahasa tubuh tidak hanya mencerminkan kepercayaan diri—ia MENCIPTAKANNYA. 

Eksperimen: Orang yang diminta berdiri dalam "power pose" (dada terbuka, tangan di pinggang, postur tegak) selama 2 menit mengalami: 

● Peningkatan 20% hormon testosteron (hormon dominasi) 

● Penurunan 25% kortisol (hormon stres) 

● Perasaan lebih percaya diri dan kuat 

Hanya dengan mengubah postur tubuh selama 2 menit! 

Enam Prinsip Bahasa Tubuh Percaya Diri 

1. Punggung Tegak Berdiri atau duduk dengan tulang punggung lurus. Bahu ke belakang. Dada terbuka. 

Orang yang membungkuk mengirim sinyal: "Saya tidak penting. Saya ingin kecil dan tidak terlihat." 

2. Kontak Mata Tatap mata orang ketika berbicara. Jangan melirik ke bawah atau ke samping. 

Kontak mata mengatakan: "Saya percaya diri dengan apa yang saya katakan. Saya tidak takut pada Anda." 

3. Jabat Tangan yang Kuat Jabat tangan yang erat (tapi tidak menghancurkan). Tahan selama 2-3 detik. 

Jabat tangan yang lembek mengatakan: "Saya ragu-ragu. Saya tidak yakin." 

4. Gerakan yang Tenang Hindari gelisah—main pulpen, ketuk-ketuk kaki, menyentuh wajah berulang kali. 

Gerakan gelisah mengatakan: "Saya gugup. Saya tidak nyaman." 

5. Senyum yang Tulus Tersenyum (tapi jangan berlebihan). Senyum yang tulus menciptakan koneksi. 

Tapi Tracy memperingatkan: Jangan senyum terus-menerus. Itu terlihat tidak percaya diri dan mencari persetujuan.

6. Ambil Ruang Jangan membuat diri Anda kecil. Taruh tas di kursi sebelah. Letakkan tangan di meja. Berdiri dengan kaki selebar bahu. 

Orang percaya diri tidak takut mengambil ruang. 

Berpakaian untuk Sukses 

Tracy tegas: "Berpakaian untuk pekerjaan yang Anda inginkan, bukan pekerjaan yang Anda miliki." 

Ini bukan tentang vanity. Ini tentang psikologi. 

Ketika Anda berpakaian dengan baik—rapi, bersih, profesional—tiga hal terjadi: 

1. Orang lain memperlakukan Anda dengan lebih hormat. Ini meningkatkan kepercayaan diri Anda. 

2. Anda memperlakukan diri sendiri dengan lebih serius. Anda bertindak lebih profesional. 

3. Anda merasa lebih siap. Pakaian adalah "kostum" yang mempersiapkan Anda untuk peran. 

Tracy merekomendasikan: Investasikan dalam beberapa pakaian berkualitas tinggi daripada banyak pakaian murah. Lebih baik 3 kemeja bagus daripada 10 kemeja murahan.

 


Bagian 7: Kepercayaan Diri dalam Hubungan Paradoks Hubungan 

Tracy mengungkap paradoks: Semakin Anda membutuhkan persetujuan orang lain, semakin sedikit Anda mendapatkannya

Orang yang desperate untuk disukai—yang selalu setuju, selalu menyenangkan, selalu mengorbankan diri—justru paling tidak dihormati. 

Mengapa? Karena perilaku itu mengirim sinyal: "Saya tidak berharga. Nilai saya tergantung pada persetujuan Anda." 

Sebaliknya, orang yang paling dihormati adalah yang punya identitas kuat, pendapat jelas, dan batasan tegas. 

Hukum Ketertarikan 

Tracy menulis: "Anda menarik ke dalam hidup Anda orang dan situasi yang harmonis dengan pikiran dominan Anda." 

Jika Anda tidak percaya diri dan merasa tidak layak, Anda akan menarik orang yang memperlakukan Anda tidak layak. 

Jika Anda percaya diri dan menghargai diri sendiri, Anda akan menarik orang yang menghargai Anda. 

Ini mengapa Tracy menekankan: Kepercayaan diri bukanlah egois. Kepercayaan diri adalah prasyarat untuk hubungan yang sehat. 

Tiga Kunci Komunikasi Percaya Diri 

1. Dengarkan Lebih Banyak daripada Bicara Orang yang paling menarik bukan yang paling banyak bicara—tapi yang paling baik mendengarkan. 

Kepercayaan diri dalam komunikasi bukan tentang mendominasi percakapan. Ini tentang presence—hadir sepenuhnya. 

2. Katakan "Tidak" Tanpa Rasa Bersalah Orang yang percaya diri bisa mengatakan tidak tanpa penjelasan panjang atau permintaan maaf berlebihan. 

● Tidak percaya diri: "Maaf sekali, saya tidak bisa. Saya sangat sibuk, dan saya sudah ada janji, dan..." 

● Percaya diri: "Terima kasih sudah berpikir tentang saya, tapi saya tidak bisa kali ini."

3. Berbicara dengan Definitif, Bukan Tentatif 

● Tentatif: "Saya pikir mungkin kita bisa mencoba ini, jika tidak ada yang keberatan..."

● Definitif: "Saya merekomendasikan kita lakukan ini karena alasan X, Y, Z." 

Percaya diri bukan arogan. Percaya diri adalah kejelasan tanpa kebencian.

 


Bagian 8: Membangun Momentum Kepercayaan Diri

The Victory List 

Tracy merekomendasikan latihan powerful: Tulis daftar 10 pencapaian terbesar Anda.

Tidak harus besar. Bisa: 

● Lulus kuliah 

● Dapat pekerjaan pertama 

● Presentasi yang berhasil 

● Hubungan yang Anda perbaiki 

● Kebiasaan buruk yang Anda hentikan 

Setiap kali Anda merasa ragu pada diri sendiri, baca daftar ini. Ingatkan diri Anda: "Saya telah mencapai banyak hal. Saya mampu." 

The Daily Confidence Builder 

Tracy memberikan rutinitas harian sederhana untuk membangun kepercayaan diri:

Pagi (10 menit): 

1. Afirmasi positif (3 menit) 

2. Visualisasi diri Anda sukses hari ini (5 menit) 

3. Baca tujuan Anda (2 menit) 

Siang: 4. Lakukan SATU hal yang Anda takuti 

Malam (5 menit): 5. Tulis 3 hal yang berhasil Anda lakukan hari ini 6. Visualisasi kesuksesan besok (2 menit) 

Hanya 15 menit sehari. Dalam 30 hari, Anda akan merasakan transformasi luar biasa.

The Ratchet Effect 

Tracy menjelaskan konsep "ratchet" (pengungkit): Setiap kemenangan kecil "mengunci" level kepercayaan diri baru. 

Seperti mengungkit batu besar naik bukit—setiap dorongan kecil, Anda menaruh penahan agar batu tidak turun. Lalu dorong lagi. Taruh penahan lagi. 

Kepercayaan diri dibangun dengan cara yang sama: 

● Kemenangan kecil → Kepercayaan diri naik → Kunci dengan pengakuan

● Kemenangan kecil lagi → Kepercayaan diri naik lagi → Kunci lagi

Seiring waktu, Anda naik lebih tinggi dan lebih tinggi. Dan yang palin gpenting: Anda tidak kembali ke level lama.

 


Penutup: Menjadi Tak Terhentikan 

Di akhir buku, Tracy meninggalkan kita dengan kebenaran yang membebaskan:

"Tidak ada yang bisa membuat Anda merasa inferior tanpa persetujuan Anda." 

Kepercayaan diri Anda sepenuhnya dalam kontrol Anda. Bukan dalam kontrol orang tua Anda. Bukan dalam kontrol bos Anda. Bukan dalam kontrol pasangan Anda. 

Hanya Anda. 

Dan jika Anda yang mengontrolnya, Anda bisa membangunnya. 

Lima Keputusan yang Akan Mengubah Hidup Anda 

Keputusan 1: Saya bertanggung jawab penuh atas kepercayaan diri saya. Tidak ada kambing hitam. Tidak ada alasan. Saya yang memilih bagaimana saya merasa tentang diri saya. 

Keputusan 2: Saya akan berbicara pada diri saya seperti saya berbicara pada sahabat terbaik saya. Dengan kebaikan. Dengan dorongan. Dengan keyakinan. 

Keputusan 3: Saya akan melakukan satu hal yang saya takuti setiap hari. Karena di situlah pertumbuhan terjadi. 

Keputusan 4: Saya akan menjadi sangat baik dalam apa yang saya lakukan. Karena kompetensi sejati menciptakan kepercayaan diri sejati. 

Keputusan 5: Saya akan berjalan, berbicara, dan bertindak seolah saya adalah orang paling percaya diri di ruangan. Dan akhirnya, saya akan menjadi orang itu. 

Pertanyaan untuk Anda 

Brian Tracy menutup dengan pertanyaan yang akan menentukan masa depan Anda: 

"Jika Anda punya kepercayaan diri yang tidak terbatas, kehidupan seperti apa yang akan Anda ciptakan untuk diri sendiri?" 

Tulis jawabannya. Dengan detail. Tanpa sensor. Tanpa "realistis." 

Lalu tanyakan: "Apa yang menghentikan saya dari memiliki kepercayaan diri itu SEKARANG?" 

Jawabannya hampir selalu: Tidak ada. Kecuali diri Anda sendiri. 

Jadi mulai hari ini:

● Ubah cara Anda berbicara pada diri sendiri 

● Keluar dari comfort zone 

● Investasi dalam kompetensi Anda 

● Berdiri tegak, tatap mata orang, jabat tangan dengan kuat 

● Bertindak seolah Anda sudah adalah orang yang Anda ingin menjadi 

Tracy menjamin: Dalam 90 hari konsisten melakukan ini, hidup Anda akan tidak bisa dikenali. 

Orang akan melihat Anda berbeda. Peluang akan datang yang tidak pernah datang sebelumnya. Yang paling penting: Anda akan melihat diri Anda berbeda. 

Tidak lagi sebagai orang yang ragu-ragu, takut, dan kecil. 

Tapi sebagai orang yang Anda selalu SEHARUSNYA menjadi: Tak terhentikan. Tak tertahankan. Tidak takut

Versi terbaik dari diri Anda sedang menunggu. 

Saatnya untuk bertemu dengan dia.

 


Tentang Buku Asli 

"The Power of Self-Confidence: Become Unstoppable, Irresistible, and Unafraid in Every Area of Your Life" diterbitkan oleh Brian Tracy dan menjadi salah satu buku paling praktis tentang pengembangan kepercayaan diri. 

Brian Tracy memulai karirnya dari titik nol—buruh cuci piring, pekerja konstruksi, salesman gagal yang tidur di mobilnya. Melalui penerapan prinsip-prinsip yang dia ajarkan, dia membangun kerajaan bisnis dan menjadi salah satu pembicara dan penulis pengembangan diri paling berpengaruh di dunia dengan lebih dari 70 buku yang diterjemahkan ke 40+ bahasa. 

Buku ini berbeda dari buku motivasi lainnya karena tidak hanya inspirasional—tetapi sangat praktis dan berbasis psikologi yang terbukti. Setiap chapter berisi latihan konkret, teknik spesifik, dan langkah-langkah yang bisa diterapkan hari ini. 

Untuk transformasi sejati dalam kepercayaan diri Anda, sangat disarankan membaca buku aslinya. Tracy memberikan ratusan contoh kasus, nuansa psikologis, dan detail yang tidak bisa sepenuhnya ditangkap dalam ringkasan. 

Ringkasan ini memberikan peta jalan—buku lengkapnya memberikan panduan mendetail untuk setiap langkah perjalanan menuju kepercayaan diri yang tak tergoyahkan. 

Sekarang Anda tahu rahasianya. 

Yang tersisa hanya satu pertanyaan: Apakah Anda siap menjadi versi terbaik dari diri Anda? 

Dunia sedang menunggu versi percaya diri Anda. 

Jangan biarkan dunia menunggu terlalu lama. 

Saatnya menjadi tak terhentikan.